Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Inilah 3 Tokoh Kunci dan Dalang Pemberontakan G30S/PKI yang Ditangkap dan Dieksekusi Militer

Muhammad Iqbal Amar • Rabu, 4 September 2024 | 21:32 WIB
3 Tokoh Kunci Pemberontakan G30S/PKI
3 Tokoh Kunci Pemberontakan G30S/PKI

RADARSEMARANG.ID - Peristiwa G30S/PKI merupakan sejarah kelam dan luka yang menganga bagi bangsa Indonesia.

Peristiwa G30S/PKI ini melibatkan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang melakukan aksi penculikan terhadap 6 Jenderal dan 1 Perwira TNI Angkatan Darat.

Aksi penculikan terhadap sederet jenderal TNI AD terjadi pada malam 30 September hingga 1 Oktober 1965.

Peristiwa G30S/PKI juga menjadi agenda orang-orang PKI upaya kudeta menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno.

Peristiwa G30S/PKI juga menjadi salah satu titik balik dalam sejarah Indonesia, yakni jatuhnya Presiden Soekarno yang kemudian digantikan kekuasaan Soeharto.

Namun dibalik itu semua, terdapat tokoh-tokoh PKI yang cukup vital dibalik pemberontakan atau kudeta pemerintahan Presiden Soeakrno.

Setidaknya ada tiga tokoh penting sekaligus menjadi tokoh kunci G30S PKI terjadinya peristiwa G30S/PKI, diantaranya:

  1. D.N. Aidit

Dipa Nusantara Aidit, lebih dikenal sebagai D.N. Aidit, adalah Ketua Umum PKI dan dianggap sebagai otak utama di balik pemberontakan ini.

Ia lahir pada 30 Juli 1923 dan berhasil membawa PKI menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia pada pemilu 1955.

Setelah peristiwa G30S, Aidit melarikan diri namun akhirnya tertangkap dan dieksekusi oleh militer.

  1. Letkol Untung Syamsuri

Letkol Untung Syamsuri adalah komandan Batalyon Cakrabirawa, yang bertugas mengawal Presiden Soekarno.

Ia berperan sebagai penggerak utama dalam aksi penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal.

Setelah peristiwa tersebut, Untung melarikan diri tetapi kemudian ditangkap dan dieksekusi pada tahun 1966.

  1. Syam Kamaruzaman

Syam Kamaruzaman adalah Ketua Biro Khusus PKI dan merupakan salah satu perencana utama dalam kudeta ini.

Ia bertanggung jawab dalam mengorganisir aksi-aksi yang dilakukan oleh PKI dan berusaha mempengaruhi kelompok tentara berhaluan kiri.

Syam tertangkap pada tahun 1967 dan dieksekusi pada tahun 1986.

Dampak G30S/PKI

Pemberontakan G30S/PKI memiliki dampak yang sangat besar bagi Indonesia, baik secara politik maupun sosial.

1. Perubahan Kekuasaan: Peristiwa ini menandai berakhirnya era Soekarno dan awal dari Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto.

2. Pemberantasan PKI: Setelah G30S, terjadi penangkapan massal terhadap anggota PKI dan simpatisannya. Diperkirakan ratusan ribu orang menjadi korban dalam tindakan represif ini.

3. Revisi Sejarah: G30S/PKI juga mempengaruhi cara sejarah Indonesia ditulis dan dipahami, dengan banyak versi yang berbeda mengenai penyebab dan konsekuensi dari peristiwa ini.

4. Stigma Sosial: PKI dan komunisme menjadi stigma di masyarakat Indonesia, yang berlanjut hingga kini, mempengaruhi politik dan hubungan sosial di negara ini. (mia/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#partai komunis indonesia #soeharto #G30S/PKI #30 september #jenderal #TNI Angkatan Darat #tokoh kunci g30s pki #tni ad bantai pki #pki #bangsa indonesia #Presiden Soekarno