RADARSEMARANG.ID - Kasus dokter india diperkosa belasan pria hingga meninggal tentu menjadi berita menggemparkan dunia khususnya bagi masyarakat India.
Peristiwa tersebut mengundang amarah rakyat India terutama barisan para dokter di India.
Tak hanya dokter, bahkan para tenaga kesehatan dan petugas medis juga menyerukan penutupan pelayanan rumah sakit secara nasional.
Baca Juga: Ngeri! Dokter India Dirudapaksa Belasan Pria, Terdapat 150ml Sperma di Tubuhnya
Mereka juga mengajak mogok kerja secara nasional selama 24 jam.
Dikutip dari Reuters, kasus ini mengingatkan peristiwa pemerkosaan dan pembunuhan yang terkenal pada 12 tahun silam di New Delhi.
Seorang mahasiswa berusia 23 tahun diperkosa ramai-ramai di sebuah bus
Himpunan petugas medis terbesar di India yakni Asosiasi Medis India (IMA) memprotes keras dengan cara melakukan penutupan sebagian besar departemen secara nasional.
Baca Juga: Tak Perlu Panik! Begini Tips Penanganan Tergigit Ular, Usahakan Kenali Gejala Serta Tanda-tandanya
Kecuali layanan penting, selama 24 jam pada Sabtu pagi.
Aksi ini merupakan pemogokan terbesar dalam setidaknya satu dekade.
"Dokter, khususnya perempuan, rentan terhadap kekerasan karena sifat profesinya. Pihak berwenang harus menjamin keselamatan dokter di rumah sakit dan kampus," kata IMA dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis malam.
Partai-partai politik, termasuk Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi yang merupakan oposisi di Benggala Barat, yang beribu kota Kolkata, mengatakan mereka akan mengadakan protes di kota itu pada Jumat ini.
Aktor Bollywood, selebritas lain, dan politisi juga telah menyuarakan keterkejutan mereka atas kejahatan tersebut, dan menyerukan hukuman yang lebih berat bagi pelaku kejahatan terhadap perempuan.
Editor : Baskoro Septiadi