Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perbaikan Jalan di Demak Dikebut, Targetkan H-10 Lebaran Rampung Tak Ada Alat Berat di Jalan

Khafifah Arini Putri • Jumat, 29 Maret 2024 | 02:11 WIB
Kepala BBPJN Jateng-DIY Rien Marlia memberikan informasi terkait kondisi jalan menjelang Lebarang 2024 di Hotel Candi Indah Semarang.
Kepala BBPJN Jateng-DIY Rien Marlia memberikan informasi terkait kondisi jalan menjelang Lebarang 2024 di Hotel Candi Indah Semarang.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Menyambut arus mudik dan arus balik lebaran 2024. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat kemantapan jalan nasional mencapai 96 persen.

BBPJN juga mengebut perbaikan jalan pasca banjir di Demak. Targetntya H-10 lebaran nanti semua perbaikan jalan telah rampung.

BPPJN pastikan pada hari mudik tersebut alat berat tidak ada di jalan. Sehingga pemudik lebih leluasa untuk lewat.

 Baca Juga: Potret Banjir Rendam Puskesmas Karanganyar Demak, Alat Kesehatan Ludes

Kepala BBPJN Jateng-DIY Rien Marlia menyampaikan kondisi jalan nasional di Jawa Tengah maupun di DIY dalam kondisi yang lebih mantap dibandingkan tahun lalu.

Pihaknya menyebut total panjang jalan nasional di wilayah Jateng-DIY mencapai 1.887,29 km.

Terdiri dari jalan nasional 1580,95 km di Jateng dengan kemantapan 96,73 persen. 

Sedangkan di DIY panjang jalan nasional 306,34 km dengan kemantapan 98,22 persen.

“Lebaran tahun lalu kemantapan jalan nasional di Jateng-DIY berdasarkan hasil survey Semester II tahun 2022 sebesar 94,31persen. Sedangkan lebaran kali ini berdasarkan hasil survey Semester II Tahun 2023 kemantapan jalan nasional Jateng-DIY sudah naik menjadi 96,97 persen,” jelasnya dalam kegiatatan Kesiapan Jalan Nasional Provinsi Jateng dan DIY untuk mendukung jalur lebaran Tahun 2024 di Hotel Candi Indah, Rabu (27/3) malam.

 Baca Juga: Habis Banjir Terbitlah Jalan Berlubang, 100 Km Jalan di Jateng Rusak, Grobogan, Demak dan Kudus Paling Parah

Jaringan jalan nasional di Jateng-DIY kata dia, dibagi menjadi 6 jalur. Yaitu Lintas Utara (Pantura), Lintas Tengah, Jalan Non Lintas, Jalan Pantai Selatan (Pansela), Jalan Penghubung Lintas dan Jalan Lintas Selatan.

Seluruh jalur tersebut menjadi satu kesatuan fungsi yang sangat penting dalam pergerakan masyarakat maupun logistik di Pulau Jawa. Terlebih saat mudik lebaran.

Untuk Jalur Pantura mulai dari Losari atu batas Jawa Barat di Pantura Barat hingga Rembang Bulu atau batas Jawa Timur sejak tahun 2022, 2023, hingga 2024 masif dilakukan perbaikan besar.

Tujuannya untuk menangani segmen-segmen jalan yang sudah memerlukan perbaikan struktur. Kendati demikian perbaikan dilakukan secara bertahap, sehingga sebagian jalan masih bisa dilewati kendaraan.

“Pelaksanaannya memang bertahap karena jalur tersebut adalah jalur utama sehingga tetap ada lajur yang harus fungsional untuk lalu lintas,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rien juga mengebut penanganan jalan nasional pasca banjir di Demak, Kudus, dan sebagian wilayah Jawa Tengah. 

Pihaknya merinci jalan yang tergenang air kondisinya hancur. Terutama dari arah Semarang ke Kudus sepanjang 300 meter.

Yang lebih parah arah sebaliknya dari Kudus ke Semarang hampir 1,4 km. Pihaknya memastikan H-10 lebaran jalan sudah diperbaiki dan tidak lagi ada pengerjaan.

“Kamis sudah berjibaku melakukan pembersihan dari Minggu kemarin. Petugas kami kerahkan di lapangan untuk pembersihan. Baik dari serakan aspal, serta aspal yang terkelupas. Semuanya berjibaku, sehingga dua arah bisa dilalui kendaraan,” tegasnya. (kap/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#jalan nasional #Banjir Demak #perbaikan jalan #bbpjn #Jelang Lebaran