Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Daftar Kementerian dengan Pelamar CPNS 2026 Terbanyak Tembus 568.257 Peserta CASN

Falakhudin • Selasa, 31 Maret 2026 | 05:32 WIB
Daftar Kementerian dengan Pelamar CPNS 2026 Terbanyak Tembus 568.257 Peserta CASN.
Daftar Kementerian dengan Pelamar CPNS 2026 Terbanyak Tembus 568.257 Peserta CASN.

 

RADARSEMARANG.ID — Kabar gembira bagi pejuang NIP Aparatur Sipil Negara dimanapun berada.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan, setiap tahun terdapat sekitar 160 ribu hingga 166 ribu aparatur sipil negara (ASN) yang pensiun, termasuk sepanjang tahun lalu hingga tahun 2026. 

Untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh pegawai negeri sipil yang telah pensiun, pemerintah merencanakan pelaksanaan rekrutmen calon aparatur sipil negara atau yang disebut juga CASN, termasuk untuk formasi CPNS maupun PPPK.

Baca Juga: Bansos Cair Besar-Besaran Akhir Maret 2026! Nama Baru Mendominasi, Ini Cara Cek Status Anda Sebelum Terlambat

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyanti mengeluarkan surat terbarunya. Surat MenPAN-RB Nomor: B/1553/M.SM.01.00/2026 tertanggal 12 Maret 2026 ini sifatnya segera dengan perihal kebutuhan ASN Tahun Anggaran 2026.

Surat yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi pemerintah berisi empat poin penting.

Menteri Rini mengatakan, berdasarkan amanat UU 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, PP Nomor 11 Tahun 2017 jo PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS, dan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta mempertimbangkan Perpres Nomor 139 Tahun 2024 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kementerian Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029 yang berdampak pada perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan komposisi Aparatur Sipil Negara (ASN), maka setiap instansi pemerintah menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN yang mendukung pencapaian tujuan instansi pemerintah. 

Baca Juga: Heboh PHK PPPK 2026, Benarkah Akan Dihapus? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah yang Bikin Lega

Isi Surat Menpan RB tentang CPNS 2026

Memperhatikan ketentuan tersebut di atas, instansi agar menyampaikan usulan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN tahun anggaran 2026 untuk memperoleh penetapan MenPAN-RB dengan pertimbangan sebagai berikut:

1..Memperhatikan ketersediaan anggaran dalam APBN/APBD dengan prinsip zero growth, kecuali untuk pemenuhan ASN bidang pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan.

 2. Usulan jabatan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan ASN yang mendukung program prioritas nasional. 

3. Usulan jabatan berdasarkan prioritas pencapaian tujuan setiap instansi dengan ketentuan jabatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

4. Peta jabatan yang telah ditetapkan oleh PPK dan memperhatikan jumlah ASN yang memasuki Batas Usia Pensiun tahun 2026. 

Baca Juga: Kabar Resmi April 2026: 4 Sumber Penghasilan Guru Cair Sekaligus, Skema Baru TPG Bulanan Bikin Banyak Pendidik Kaget dan Lega

"Merujuk penjelasan sebagaimana di atas, diharapkan PPK untuk menyampaikan kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN tahun anggaran 2026 pada aplikasi eformasi melalui tautan: https://formasi.menpan.go.id paling lambat tanggal 31 Maret 2026," tegas MenPAN-RB Rini Widyantini. 

Dia menambahkan, bila instansi tidak menyampaikan usulan sampai dengan tenggat waktu yang ditentukan, maka dianggap tidak melaksanakan pengadaan ASN Tahun Anggaran 2026. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah mengaku telat menerima surat MenPAN-RB terbaru. 

"Kami sudah terima suratnya dan siap melaksanakannya," ujar Prof. Zudan (13/3/2026). 

"Setiap tahun ya sekitar 160.000-166.000 lah yang pensiun, termasuk juga yang di tahun 2025 kemarin. Nah, itu berarti kalau kita menggunakan prinsip zero growth, ya berarti yang 160.000 itulah yang akan kami rekrut," ujar Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja dikutip (15/3/2026).

"Tapi nanti ini kan perlu juga kebijakan bukan hanya dari Kementerian PANRB, tapi juga membutuhkan pertimbangan misalnya dari menteri keuangan, termasuk juga ketersediaan anggaran," jelas Aba.

Meski begitu, Aba menekankan bahwa pemerintah saat ini memiliki stok ASN yang lebih banyak dibandingkan kebutuhan, karena proses rekrutmen tahun 2024 lalu menghasilkan lebih banyak calon pegawai. 

Ia menyatakan, jumlah pegawai negeri sipil saat ini sekitar 6,5 juta orang,-+ 1,2 juta orang yang diangkat untuk posisi pada tahun 2024. 

Namun, ia mengakui bahwa dari jumlah ASN yang ada saat ini, kebutuhan utama tetap berada pada guru, tenaga pendidik, hingga tenaga kesehatan.  

Baca Juga: Jadwal Resmi TKA 2026 SD dan SMP Akhirnya Diumumkan, Ini Rincian Lengkap Tanggal, Materi Ujian, dan Hal Penting yang Wajib Diketahui Siswa dan Orang Tua

Karena masih ada sekolah dan unit pelayanan kesehatan yang kebutuhan guru serta tenaga kesehatannya belum terpenuhi.

"Dan yang lebih penting kita harus memberikan ruang kepada talenta-talenta baru untuk bisa bergabung menjadi aparatur sipil negara apabila memang lowongannya dimungkinkan di tahun 2026," paparnya.

Pemerintah masih mematangkan persiapan seleksi CPNS 2026. 

Proses ini melibatkan analisis mendalam mengenai kebutuhan pegawai di berbagai instansi pemerintah untuk lima tahun ke depan. 

Tujuannya adalah untuk memastikan formasi yang dibuka benar-benar relevan dengan strategi pembangunan nasional dan efisiensi birokrasi. 

Sebab itu, pengumuman pembukaan CPNS tidak dapat dilakukan secara mendadak karena memerlukan perhitungan kebutuhan kompetensi serta jumlah formasi yang akurat.

Jika mengacu pada pola rekrutmen tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran CPNS biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun. 

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari laman SSCASN-BKN atau akun Instagram resmi @kemenpanrb agar tidak ketinggalan informasi terbaru.

Syarat Umum Pendaftaran CPNS 2026 yang Perlu Diketahui

Syarat umum pendaftaran CPNS 2026 diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mengacu pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Baca Juga: Viral SPPG Lempongsari Semarang Disidak BGN, Begini Nasibnya Sekarang

Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi calon pelamar meliputi:

- Warga Negara Indonesia (WNI).

- Usia Pelamar: Minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Khusus untuk jabatan tertentu seperti Dokter Spesialis, Dokter Gigi Spesialis, Dosen, Peneliti, dan Perekayasa dengan kualifikasi pendidikan S3, usia maksimal bisa mencapai 40 tahun.

-Tidak Pernah Dipidana: Tidak pernah dipidana penjara 2 tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

- Status Kepegawaian: Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, Prajurit TNI, anggota Polri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta. 

- Juga tidak sedang berkedudukan sebagai Calon PNS, PNS, Prajurit TNI, atau anggota Polri.

- Tidak Menjadi Anggota/Pengurus Partai Politik: Serta tidak terlibat politik praktis.

- Kualifikasi Pendidikan: Memiliki pendidikan yang sesuai dengan formasi yang dilamar. 

- Pelamar lulusan perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri harus memiliki IPK minimal tertentu (misalnya D-III: 2,75; D-IV/S-1: 3,00; S-2: 3,20 dari skala 4,00). 

- Ijazah dari perguruan tinggi dan/atau program studi harus terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Baca Juga: SKTP Januari 2026 Tak Kunjung Terbit, Tapi Februari–Maret Cair? Ini Fakta Sebenarnya yang Jarang Diketahui Guru

- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani.

- Kesediaan Penempatan: Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atau bahkan luar negeri sesuai kebutuhan instansi.

Setiap instansi juga dapat menetapkan persyaratan tambahan sesuai kebutuhan jabatan. 

Oleh karena itu, pelamar wajib membaca pengumuman resmi instansi tujuan saat pendaftaran CPNS 2026 dibuka.

Dokumen Penting untuk Pendaftaran CPNS 2026 

- Calon pelamar dianjurkan untuk segera mempersiapkan berbagai dokumen yang kemungkinan besar dibutuhkan saat mendaftar menjadi CPNS tahun 2026. 

- KTP asli atau surat keterangan dari dinas pendudukan dan catatan sipil. 

- Kartu Keluarga (KK). 

- Surat ijazah asli yang sesuai dengan persyaratan dari instansi yang akan dicantumkan. 

Baca Juga: Kemenhaj Rekrut PNS Lewat Jalur Mutasi 453 Formasi, Cek Daftar, Syarat, Tahapan, Cara Pendaftarannya

- Transkrip Nilai asli. 

- Pas foto terbaru berlatar belakang merah. 

- Surat lamaran (format akan disediakan instansi). 

- Surat pernyataan (format akan disediakan instansi). 

- Sertifikat TOEFL (jika dipersyaratkan). 

- Surat Tanda Registrasi (STR) (jika diperlukan bagi tenaga kesehatan). 

- Swafoto. 

- Pembubuhan meterai. 

- Akreditasi kampus/program studi. 

- Dokumen pendukung lainnya yang sesuai dengan formasi (misalnya sertifikat keahlian, surat keterangan sehat). 

- Perlu memastikan seluruh dokumen tersebut dapat dibaca dengan jelas, tidak buram, tidak terpotong, atau dalam kondisi lain yang dapat menghambat proses verifikasi. 

Baca Juga: Pendaftaran Polri Tahun 2026 Dibuka Serentak Pada Maret 2026 untuk Jalur Utama AKPOL, Bintara dan Tamtama, Ini Pengumuman Resminya

Panduan Lengkap Cara Daftar CPNS 2026 Online 

Langkah-langkah pendaftaran meliputi: 

Kunjungi situs resmi: Akses portal sscasn.bkn.go.id. 

Buat akun SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data pribadi yang benar dan lengkap. 

Setelah akun telah dibuat, login kembali ke portal SSCASN menggunakan NIK dan password yang sudah diberikan, kemudian lengkapi data diri kamu. 

Pilih formasi: Pilih jenis seleksi yang Anda inginkan, seperti CPNS, instansi tujuan, dan formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda. 

Unggah semua dokumen yang sudah disiapkan sesuai dengan format dan ukuran yang ditentukan. 

Cek ulang data: Periksa kembali semua isian data dan dokumen yang diunggah untuk menghindari kesalahan. 

Setelah semua data telah diisi dan dokumen diunggah dengan tepat, kirimkan pendaftaran Anda. 

Cetak Kartu Pendaftaran: Sebagai bukti bahwa Anda sudah mendaftar. 

Pendaftaran CPNS 2026 akan dilakukan secara online melalui portal resmi SSCASN. Proses ini dibuat agar memudahkan para pendaftar dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Jadwal Parade Sewu Kupat Muria 2026, Tradisi Penghormatan untuk Ngalap Berkah Sunan Muria

Prediksi Jadwal CPNS 2026

Selain itu, penyusunan kebutuhan ASN juga mempertimbangkan Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024 yang berdampak pada perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta komposisi ASN di berbagai kementerian dan lembaga. 

Karena itu, setiap instansi pemerintah diminta untuk menyusun kebutuhan jumlah serta jenis jabatan ASN yang dapat mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa instansi pemerintah perlu menyampaikan usulan kebutuhan ASN untuk tahun anggaran 2026 agar dapat memperoleh penetapan dari Menteri PAN-RB. 

Selain itu, usulan jabatan juga harus disesuaikan dengan prioritas pencapaian tujuan masing-masing instansi serta tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Walaupun telah timbul banyak harapan di tengah masyarakat, jika ditelusuri lebih lanjut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi belum secara resmi mengeluarkan jadwal seleksi CPNS 2026 hingga saat ini.

Berdasarkan seleksi CPNS di tahun sebelum-sebelumnya, seleksi biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun. 

Oleh karena itu, banyak yang memperkirakan pendaftaran CPNS 2026 berpotensi dimulai pada semester kedua tahun 2026, meskipun tanggal pastinya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

Baca Juga: Surat MenpanRB Terbit Tentang ASN, Kemendikdasmen Respon Keluarkan Surat Edaran CPNS 2026

Sementara itu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah secara resmi memulai tahap persiapan untuk perekrutan CPNS pada tahun anggaran 2026.  

Tahun ini, kebijakan yang diberlakukan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan membawa perubahan yang cukup besar. 

Setiap orang yang mendaftar wajib mengetahui aturan terbaru. 

Melalui Surat Edaran Nomor 6083/A. A3/KP.00.00/2026 yang diterbitkan pada 23 Maret 2026, Kemendikdasmen kembali menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat struktur birokrasi dengan fokus khusus pada jalur Pegawai Negeri Sipil. 

Pada tahun ini, pemerintah menerapkan prinsip pertumbuhan nol. 

Ini berarti bahwa pengadaan pegawai hanya dilakukan untuk menggantikan pegawai negeri sipil yang akan memasuki masa pensiun atau untuk mengisi posisi yang sangat penting dalam program prioritas kementerian. 

Langkah ini dilakukan agar organisasi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan pendidikan yang diberikan.  

"Kami mencari orang-orang terbaik yang benar-benar ahli di bidangnya," tulis poin penting dalam instruksi yang dikeluarkan oleh kementerian tersebut. 

Kemendikdasmen memberi kesempatan kepada berbagai tingkatan pendidikan dengan pembagian tugas yang sangat jelas. 

Diploma III (D3) 

Posisi yang dicari adalah posisi teknis operasional dan fungsional yang berpengalaman. 

Tingkat/Kelas Posisi: Kelas Posisi 6 

Sarjana (S1) / D4 

Posisi yang dicari: Posisi pelaksana dan ahli fungsional pertama. 

Tingkat/Kelas Posisi: Kelas Posisi 7 

Magister (S2) 

Posisi yang Ditargetkan: Posisi Fungsional Spesialisasi Tinggi 

Tingkat/Kelas Posisi: Ahli Pertama (Wajib S2) 

Yang perlu diketahui, dalam proses rekrutmen kali ini, fokusnya hanya pada jalur CPNS.  

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah memberikan petunjuk jelas kepada setiap unit kerja agar hanya menyusun usulan kebutuhan pegawai negeri sipil. 

 Ini adalah kesempatan bagi Anda yang ingin memperoleh jaminan karier jangka panjang sebagai pegawai negeri tetap. 

Saat ini, proses penggodokan kuota sedang mencapai puncaknya. 

Baca Juga: Alur Penerbitan SKTP April 2026, Jadwal Pencairan TPG Bulanan Guru Harus Persiapkan Ini

 Semua bagian kerja yang ada di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi wajib membuat laporan tentang kebutuhan pegawai. 

Mengacu pada kebutuhan ribuan jenis kualifikasi pendidikan serta melihat masa lalu yang mencakup hampir 500 jenis kualifikasi, peserta dianjurkan untuk segera menyiapkan dokumen identitas dan transkrip nilai asli. 

Sebagai ilustrasi, pada rekrutmen sebelumnya, formasi mencapai puluhan ribu dengan berbagai kualifikasi Pendidikan.

Namun, tahun ini diperkirakan akan lebih selektif. 

Kepastian ini menunjukkan bahwa pendaftaran resmi akan segera dibuka setelah proses usulan formasi akhir selesai. 

Pemerintah secara resmi mulai mengambil langkah pertama untuk proses rekrutmen tahun 2026. 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) kini memaksa semua lembaga pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk segera mengajukan permintaan kebutuhan pegawainya. 

Usulan ini sangat penting karena menjadi acuan utama bagi pemerintah dalam menentukan jumlah dan jenis posisi yang akan dibuka kemudian hari. 

Berdasarkan Surat Edaran dari Menteri PAN RB Nomor B/1553/M.SM.01.00/2026, setiap instansi memiliki waktu sampai 31 Maret 2026 untuk menyampaikan data tersebut. 

Sebagai bahan referensi bagi para calon peserta, berikut ini daftar kementerian yang memiliki jumlah pendaftar terbanyak pada periode sebelumnya, yang bisa menjadi daftar kementerian dengan persaingan cukup ketat, seperti yang dikutip dari Instagram @cpnskarierindonesia. 

Baca Juga: Link Penerimaan Pendaftaran Calon Anggota Polri 2026 Jalur AKPOL, Bintara dan Tamtama

1. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) 

Menempati urutan pertama dengan 568.257 pelamar.  

Harus diketahui bahwa selama masa kepemimpinan Presiden Prabowo, kementerian ini kini telah dibagi menjadi tiga instansi yang berbeda. 

• Kementerian Hukum 

• Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) 

• Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 

 

2. Kementerian Agama 

Menyusul di peringkat kedua dengan total 329.222 pelamar, menjadikannya salah satu instansi yang paling diminati setiap tahunnya. 

 

3. Kementerian Kesehatan 

Instansi tersebut menerima total 106.950 calon pelamar, dengan fokus untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di seluruh negeri. 

 

4. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) 

Sebelumnya bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika, instansi ini kini berganti nama selama masa kepemimpinan Presiden Prabowo dan menarik minat dari 87.440 pelamar. 

 

5. Kejaksaan Agung 

Menurut peringkat lima besar, Kejaksaan Agung mencatat ada 80.929 orang yang mendaftar untuk bersaing mendapatkan posisi di bidang hukum dan administrasi. 

Karena waktu pengiriman formasi semakin mendekat, bagi Anda yang sedang berjuang untuk menjadi ASN, segera persiapkan diri sejak dini. 

Ikuti terus kanal resmi dari kementerian yang terkait agar kamu bisa mengetahui informasi lengkap mengenai posisi jabatan yang akan dibuka. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Aparatur Sipil Negara #CASN #CPNS 2026 #KemenPAN RB #PPPK