Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Manfaatkan Air Bersih, Inisiasi Penghijauan Sejak 2017

Agus AP • Minggu, 18 September 2022 | 18:51 WIB
Direktur Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Yulianto SH saat mendapatkan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang dengan kategori Pengelola BUMD Peduli Lingkungan. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Direktur Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Yulianto SH saat mendapatkan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang dengan kategori Pengelola BUMD Peduli Lingkungan. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Bergelut dengan dunia air bersih sejak 20-an tahun lalu membuat Yulianto SH, direktur utama (Dirut) Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang punya kepedulian besar terhadap lingkungan.

Perusahaan yang dipimpin Yulianto SH tidak hanya mengambil air bersih dari sumbernya. Melainkan ikut melakukan penghijauan untuk menyelamatkan alam, menjaga ketersediaan air di sumber, hingga menjaga lingkungan dari bencana longsor.

Pihaknya telah menginisiasi penghijauan sejak 2017. Total, sekitar 100 ribu bibit pohon telah ditanamnya. Terbaru, 10 ribu bibit pohon ditanam untuk penghijauan di sepanjang lereng pegunungan Dieng Utara. Yuli, sapaan akrabnya, merasa prihatin dengan kondisi alam yang rusak di daerah tersebut.

Lereng pegunungan Dieng utara sendiri menjadi titik perbatasan dengan Banjarnegara. Ada empat desa yang menyebar dari sebelah timur hingga barat. Yaitu Gerlang dan Selopajang Timur Kecamatan Blado, serta Pacet dam Mojotengah di Kecamatan Reban.

Bibit pohon yang dibagikan berupa tanaman produktif. Yaitu bibit kopi. Selain untuk penghijauan, bibit kopi akan memberikan penghasilan tambahan bagi warga. Bahkan, Yuli juga memfasilitasi warga ada melakukan MoU. Kerjasama dengan pengusaha kopi agar saat panen, biji kopi sudah ada pembelinya.

Ia menganggap, kawasan Dieng Utara itu sudah sangat-sangat rusak. Permasalahannya tidak bisa diselesaikan kabupaten atau regional. Sudah nasional tingkatannya.

"Saya yang diberikan tugas oleh pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang air bersih, kan tidak boleh hanya mengeksploitasi saja. Bagaimana pun juga saya harus peduli terhadap hulu. Utamanya adalah menjaga hutan kita agar tetap hijau," ujar pria yang punya hobi musik keroncong itu pada Jawa Pos Radar Semarang.

Awal penghijauan yang digaungkan, Yuli melakukan penanaman pohon beringin dan kina. Masyarakat saat itu antusias untuk menanam. Namun, saat pohon tumbuh besar malah ditebang. Karena menghalangi tanaman kentang yang menjadi mata pencaharian warga. Sejak itu, pihaknya merubah pola penghijauan. Penanaman dilakukan dengan bibit pohon buah. Seperti alpukat, manggis, sukun, kepel, jeruk, aren, dan lainnya.

"Akhir tahun ini saya akan menanam 10 ribu kopi lagi. Tidak bakal ditebang kalau ini. Selain menghasilkan, juga ada kerjasama dengan pengusaha untuk membeli kopi yang dipanen nanti," timpalnya.

Yuli menjabat di perusahaan tersebut sejak 2001. Ia memulai karirnya sebagai kepala bagian perencanaan PDAM Batang. Yuli memegang tongkat pimpinan sebagai Direktur PDAM Batang sejak 2011. Kemudian menjadi direktur utama pada 2021 saat perusahaan itu menjadi Perumda Air Minum Sendang Kamulyan.

Penanaman mangrove juga pernah dilakukan untuk reboisasi pesisir Kabupaten Batang. Jumlahnya puluhan ribu pohon. Selain penghijauan, pihaknya juga membuat sumur resapan di daerah hulu. Jumlahnya sudah ratusan sumur resapan.

Modelnya, tiap rumah diberikan bantuan untuk pembuatan jamban keluarga. Keluarga yang menerima bantuan diwajibkan membuat sumur resapan untuk menangkap air. "Jadi air yang jatuh ke tanah tidak langsung ke sungai. Tapi masuk ke sumur resapan. Itu untuk menjaga ketersediaan air tanah," terangnya.

Atas kepedulian terhadap lingkungan ini, Yulianto, selaku Direktur Utama Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Batang layak untuk mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022. Aktivitas penghijauan yang intens tentunya tidak menghambat pelayanan air bersih pada pelanggan.

Di tangannya, Sendang Kamulyan punya misi meningkatkan pelayanan prima, meningkatkan cakupan pelayanan, menjaga kelestarian sumber air, meningkatkan kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas SDM, dan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat serta lingkungan. (yan/ida) Editor : Agus AP