Pemanggilan ini terkait dugaan kasus hibah tanah di Kecamatan Mijen. SS merupakan wali kota Semarang yang menjabat pada periode 2000-2005 dan 2005-2010.
Dirreskrimsus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Dwi Subagio membenarkan adanya pemanggilan ini.
"Iya, kita klarifikasi ke beberapa pihak yang terkait dengan persertifikatan tanah," katanya, Rabu (12/4) tadi siang.
SS dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi atas dugaan kasus tersebut. Menurutnya, kasus korupsi ini akan terus dilakukan penanganan dan penyelidikan.
Bahkan, sejumlah saksi juga akan telah diperiksa. "Iya, semuanya akan kita panggil" tegasnya.
Dalam kasus tersebut, penyidik Dirreskrimsus Polda Jateng telah memeriksa 13 orang. Mereka yang diperiksa masih sebatas saksi dan belum adanya penetapan tersangka.
"Saksi sudah ada tambahan-tambahan. Ada 13 saksi. Semua pihak yang terkait cek dan klarifikasi. Kita kan belum jelas siapa-siapanya, makanya kita klarifikasi. Pada intinya kasus ini tetap dilanjutkan," katanya.
Penyelidikan kasus ini, penyidik Dirreskrimsus Polda Jateng juga akan memanggil Iwan Budi Paulus, pegawai Bapenda Kota Semarang, pada 25 Agustus 2022.
Namun yang bersangkutan dikabarkan hilang oleh keluarganya ke Polrestabes Semarang pada 24 Agustus 2022.
Selang beberapa hari kemudian, Iwan Budi ditemukan meninggal dengan mengenaskan di semak-semak kawasan Pantai Marina, Semarang Barat, Kamis (8/9/2022).
Tubuhnya ditemukan hangus terbakar, dan sejumlah anggota tubuh termasuk kepala hilang. (mha/aro/ap) Editor : Agus AP