Berawal dari konsep pelepasan dan penggabungan oksigen, dilanjutkan dengan konsep pelepasan dan penerimaan elektron, lalu konsep kenaikan dan penurunan bilangan oksidasi, serta pekembangan terakhir dengan konsep pelepasan dan pengikatan hidrogen.
Pada kompetensi dasar ini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Comal nilainya banyak di bawah KKM. Artinya, kelulusannya tidak klasikal hal ini dikarenakan memang materinya yang relatif susah dan metoda pembelajarannya yang tidak tepat. Maka guru harus pandai menentukan metoda apa yang paling pas untuk materi tersebut.
Dipilihnya metode diskusi adalah untuk hasil belajar peserta didik supaya dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasai kemampuan yang diajarkan oleh guru. Para peserta didik bekerja sama setelah guru menyampaikan materi pelajaran, para peserta didik berdiskusi, boleh bekerja sama dan saling membantu satu sama lain jika ada yang salah dalam memahami. Meski para peserta didik bekerja sama, mereka tidak boleh saling bantu dalam mengerjakan ulangan (Slavin,Cetakan III 2009:12).
Diskusi adalah suatu proses yang teratur yang sudah melibatkan sekelompok orang untuk saling berinteraksi, bisa berasal dengan pengalaman, informasi, kesimpulan, serta solusi untuk sebuah masalah yang didiskusikan (Moh Uzer Usman: 2005)
Definisi diskusi yaitu proses di mana peserta didik atau orang-orang yang berdiskusi akan mendapat suatu kesempatan untuk berdiskusi dan berkontribusi dari pengalaman mereka dalam memecahkan suatu masalah-masalah secara umum. Di dalam diskusi ini harus ada tanggung jawab akan hasilnya serta harga diri setiap orang yang berdiskusi di dalamnya (Moh Surya: 1975)
Pembelajaran metode diskusi adalah metode pembelajaran yang mengelompokkan peserta didik dengan tingkat kemampuan berbeda-beda untuk mendorong peserta didik secara aktif bekerja bersama-sama dalam mempelajari dan memahami konsep yang diajarkan. Keberhasilan kelompok diarahkan dalam keberhasilan individu. Artinya, keberhasilan peserta didik akan tercapai jika setiap kelompoknya berhasil.
Pembelajaran metode diskusi peserta didik akan menjadi aktif. Peserta didik melakukan penyelidikan atas materinya masing-masing. Mereka menggunakan berbagai sumber belajar yang relevan seperti buku kimia yang mendukung. Dengan penyelidikan secara langsung peserta didik menjadi lebih paham akan materi yang mereka selidiki. Masing-masing anggota memiliki tanggung jawab pada tugasnya masing-masing demi kepentingan kelompoknya.
Metode diskusi dipandang mampu mengatasi permasalahan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Karena peserta didik lebih aktif dan terdorong untuk belajar melalui kerja sama dengan teman lain di kelasnya. Peserta didik yang memiliki kemampuan lebih dapat membantu peserta didik lain yang memiliki kemampuan rendah. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya aktivitas dan hasil belajar yang meningkat secara signifikan hal ini dibuktikan dengan lulus secara klasikal. (*/aro)
Guru Kimia SMA Negeri 1 Comal, Kabupaten Pemalang Editor : Agus AP