Matematika sampai saat ini masih merupakan momok menakutkan bagi sebagian siswa. Siswa seolah enggan menghadapi mata pelajaran yang satu ini. Hal ini yang mengakibatkan siswa menjadi tidak bersemangat dan kesulitan mengerjakan dan memahami materi mata pelajaran matematika.
Kesulitan siswa ini tentu perlu diperhatikan dan harus diberikan penanganan. Penanganan ketika dilakukan sedini mungkin tentu akan membuat motivasi siswa menjadi lebih baik dalam belajar mata pelajaran matematika. Sebaliknya jika tidak dilakukan penanganan sedini mungkin siswa akan terlanjur jenuh dan bosan bahkan takut ketika menghadapi mata pelajaran matematika. Kelas 5B SD Negeri 01 Gintung dalam menangani kesulitan belajar siswa pada materi mata pelajaran matematika salah satunya adalah menggunakan metode jarimatika.
Jarimatika merupakan suatu metode yang cukup unik untuk mempermudah siswa dalam menyelesaikan soal - soal perkalian pada materi mata pelajaran matematika hanya menggunakan sepuluh jari pada kedua tangan kita. Jarimatika pertama kali ditemukan oleh Ibu Septi Peni Wulandari. Jarimatika yang merupakan kepanjangan dari “jari”dan “aritmatika” ini awalnya hanya dicoba untuk ketiga buah hati dari Ibu Septi Peni Wulandari sebelum akhirnya populer hingga saat ini.
Jarimatika terbukti ampuh ketika digunakan di SD Negeri 01 Gintung. Jarimatika dimanfaatkan untuk menunjang pembelajaran mata pelajaran matematika. Materi – materi semisal penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dapat memanfaatkan jarimatika untuk mempermudah pengerjaannya. Penggunaan jarimatika misalnya dalam perkalian 9, dapat memanfaatkan 10 jari tangan kita dengan tangan menengadah seperti sedang berdoa. Jempol sebelah kiri (1), telunjuk kiri (2), jari tengah sebelah kiri (3), jari manis kiri (4), jari kelingking kiri (5), jari kelingking kanan (6), jari manis kanan (7), jari tengah sebelah kanan (8), jari telunjuk kanan (9), dan jari jempol sebelah kanan (10).
Contoh soal perkalian 9 x 6 =, maka pengerjaannya yaitu tangan masih menengadah kemudian dilihat berapa yang dikalikan 9, yaitu angka 6. Maka urutkan dari jari sebelah kiri, nomor 6 adalah jari kelingking kanan lalu dilipat ke bawah. Setelah itu hitung jari yang tersisa di sebelah kanan (ada 4) bernilai satuan menjadi 4, lalu sisa yang di sebelah kiri (ada 5) bernilai puluhan menjadi 50, maka 4 + 50 = 54.
Manfaat menggunakan jarimatika dalam pengerjaan soal - soal pada materi mata pelajaran matematika, siswa menjadi lebih senang dan antusias. Diharapkan dengan penggunaan metode jarimatika dapat mengembangkan minat dan bakat khususnya siswa – siswi SD negeri 01 Gintung untuk bekal pada jenjang Pendidikan berikutnya bahkan sampai nanti Ketika sudah terjun ke masyarakat. (pai2/ton)
Guru Kelas SD Negeri 01 Gintung, Kec. Comal Kab. Pemalang Editor : Agus AP