Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dua Pabrik Briket di Tengaran Semarang Terbakar

Tasropi • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 19:52 WIB

LUDES : Pabrik briket arang terbakar di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran. (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)
LUDES : Pabrik briket arang terbakar di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran. (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)
 

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Dua pabrik briket di wilayah Kecamatan Tengaran mengalami kebakaran Kamis (24/8). Diduga penyebab kedua pabrik tersebut terbakar akibat percikan api dari oven.

Kebakaran pertama terjadi di pabrik briket arang CV. Prime Diva Briket yang di Dusun Jetis RT 008 RW 005 Desa Patemon, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang pukul 14.30.

Dan yang kedua pabrik briket arang batok kelapa Dona Rosa Dusun Karangduren RT 002 RW 001 Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran.

Komandan Regu Pos Pemadam Kebakaran (PMK) Tengaran, Kisworo mengatakan penyebab kebakaran di  CV Prime Diva Briket terjadi karena mesin oven yang terlalu panas. Sehingga memunculkan percikan api.

"Para pekerja ruangan oven juga sudah berupaya memadamkan namun tidak berhasil, " katanya.

Kasus kedua di pabrik briket arang batok kelapa Dona Rosa. Sumber api juga berasal dari oven pengering briket.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra mengatakan kebakaran terjadi pukul 20.30.

Kebakaran pabrik milik Danang Putra, 40, warga Kota Salatiga ini diketahui pekerjanya, Sulimin, 49.

"Diduga api berasal dari mesin oven C di salah satu bagian pabrik. Saat mendekati mesin oven, saksi melihat kobaran api di atas atap mesin oven. Lalu memberitahukan pekerja yang lain. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,"katanya.

Kapolsek Tengaran AKP Supeno menambahkan, para pekerja sempat memadamkan api menggunakan APAR dan selang air yang berada di pabrik.

Karena di dalam pabrik merupakan bahan yang mudah terbakar. Atas kejadian ini kerugian yang dialami ditaksir mencapai Rp 700 juta. (ria/nun/lis)

Editor : Agus AP
#Pabrik Briket #kapolsek tengaran #Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra