Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muthoin: Prestasi Ini Buah Kerja Bersama, Salatiga Runner-Up Jateng

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat provinsi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4).
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat provinsi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4).

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – “Ini buah kerja bersama seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat.” Pernyataan itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Muthoin, menyusul capaian prestisius yang diraih kotanya.

Salatiga sukses menempati peringkat kedua terbaik se-Jawa Tengah dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2024 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2023. Hasil itu diumumkan dalam upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 tingkat provinsi di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/4).

Muthoin yang hadir mewakili wali kota menyebut capaian tersebut bukan sekadar angka, tetapi refleksi dari soliditas kinerja birokrasi dan partisipasi publik. Menurutnya, konsistensi antar perangkat daerah menjadi kunci hingga Salatiga mampu bersaing di papan atas.

“Penghargaan ini bukan milik satu pihak, tapi hasil kolaborasi. Ke depan harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” tegasnya.

Di kategori kota, Salatiga hanya berada di bawah Surakarta. Sementara sejumlah daerah lain dengan sumber daya lebih besar harus puas berada di bawahnya. Capaian ini sekaligus menegaskan daya saing Salatiga dalam tata kelola pemerintahan.

Advertisement

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam amanatnya mengingatkan bahwa otonomi daerah harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya meninggalkan pola kerja administratif dan beralih ke pelayanan berbasis manfaat.

“Pelayanan publik tidak lagi berorientasi administrasi. ASN adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.

Selain kategori kota, penghargaan juga diberikan kepada Klaten, Sragen, dan Wonogiri untuk kategori kabupaten. Sementara penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) diraih Kota Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Kebumen.

Bagi Salatiga, peringkat kedua ini menjadi pijakan. Bukan hanya mempertahankan, tetapi membuktikan bahwa kinerja kolektif mampu mengantar kota ini menembus posisi puncak di masa mendatang.(sas)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

37 Sosok dan Institusi Menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang, Dihadiri Gubernur dan Kepala Daerah

37 Sosok dan Institusi Menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang, Dihadiri Gubernur dan Kepala Daerah

Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2026 akan berlangsung Jumat, 25 September 2026, di Rama-Shinta Ballroom, Patra Hotel and Convention Centre Semarang. Acara dikemas dalam suasana gala dinner.

Gubernur Jateng Pastikan Hadir di Anugerah Radar Semarang

Gubernur Jateng Pastikan Hadir di Anugerah Radar Semarang

“Saya nanti akan datang, siap (menghadiri Anugerah Jawa Pos Radar Semarang), termasuk bupati-bupati yang akan saya warning betul-betul mengimbangi kegiatan kita untuk tidak kalah di medsos” Ahmad Luthfi, Gubernur Jateng.

Ahmad Luthfi Soal OTT KPK di Sukoharjo: Sudah Saya Ingatkan Berulang-ulang Ciptakan Clean and Good Goverment

Ahmad Luthfi Soal OTT KPK di Sukoharjo: Sudah Saya Ingatkan Berulang-ulang Ciptakan Clean and Good Goverment

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung penuh langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer