Isak Tangis Iringi Kepulangan Mozza, Dikenal Pendiam dan Aktif di Mushola

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Isak tangis mengiringi suasana duka atas meninggalnya Mozza Axillia Gunarsa. Pelayat di rumah duka Mozza di RT 4 RW 1 Dusun Gebungan, Desa Gebungan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, silih berganti berdatangan.
Mulai dari tetangga, keluarga, hingga teman-teman Mozza datang untuk menyampaikan belasungkawa. Kabar meninggalnya Mozza cukup mengejutkan warga setempat. Pasalnya, sebelum ditemukan, Mozza sempat hilang selama satu tahun tanpa kabar.
Kakek Mozza, Ngadirin, 68, mengaku Mozza merupakan cucu pertamanya. Ia mengatakan cucunya merupakan sosok yang lebih pendiam. Kedekatannya dengan sang cucu membuat Ngadirin memiliki firasat tidak enak terkait kondisi Mozza.
"Saya tadi juga ketempat orang meninggal. Ada firasat tidak enak badan saya. Kepikiran cucu saya kok tidak pulang-pulang cucu saya. Di saat sholat saya doakan. Biasanya bisa tidur kok ini tidak bisa tidur,"ceritanya ketika ditemui dirumah duka.
Kakek Ngadirin juga mengaku tidak tahu kabar cucunya yang meninggal. Ia baru mengetahui setelah rumah duka ramai didatangi pelayat.
Sementara itu, Ketua RT 4 RW 1 Dusun Gebungan, Desa Gebungan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Suryanto, mengaku mendapat informasi meninggalnya Mozza sekitar pukul 17.00 WIB.
Namun, saat mendapat kabar tersebut, Yanto, panggilan akrabnya, mengaku tidak langsung membuka handphone. Dirinya saat itu sedang melakukan aktivitas berjualan di rumahnya.
Suryanto juga mengaku sempat mendapat telepon dari tetangganya terkait penemuan kerangka yang mengarah ke Mozza. Namun, kabar tersebut belum boleh dibagikan kepada RT karena belum ada kepastian.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



