Tangis dan Amarah Keluarga Mozza Pecah Saat Rekonstruksi Pembunuhan

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Singgih Datya Gunarsa, ayah Mozza Axilia Gunarsa, 18, hadir dalam rekonstruksi kasus kematian putrinya di TKP rumah kos Gang Garuda, Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Rabu (7/10/2026).
Terlihat, Singgih juga sempat melakukan pemukulan terhadap tersangka yang menghabisi nyawa putrinya. Menurutnya, perbuatan tersebut semata-mata dilakukan untuk meluapkan kekesalan terhadap perbuatan tersangka.
Selain itu, Singgih juga turut menyaksikan rekonstruksi dilokasi pembuangan jasad anaknya di tebing tol wilayah Jangli, Kecamatan Tembalang, usai rekonstruksi di TKP rumah kos Candisari.
Tak sendirian, di dua lokasi ini Singgih ditemani sejumlah laki-laki dan perempuan diduga kerabatnya dan juga ada isterinya. Bahkan, perempuan berhijab tersebut ada yang sempat menangis.
Terlihat meneteskan air mata, saat menyaksikan proses jalanya rekonstruksi di dua lokasi terpisah tersebut.
Singgih mengatakan, rekonstruksi memperlihatkan secara detail rangkaian kejadian di lokasi kos hingga tempat pembuangan jasad. Menurutnya, tersangka masih mampu mengingat dan memperagakan setiap kejadian dengan detail.
"Kita lihat dari awal tadi, dari waktu di kos-kosan tersebut semuanya bisa dipraktikkan dengan sangat-sangat detail," kata Singgih seusai rekonstruksi di lokasi pembuangan jasad di sekitar kawasan Jangli, Kota Semarang, Rabu (7/10/2026).
Ia mengaku semakin terpukul karena tersangka dinilai masih mengingat rangkaian kejadian yang berlangsung lebih dari setahun lalu.
"Dia (tersangka) masih ingat semua sampai kejadian di sini pun dia juga ingat semua. Selama satu tahun jadi pendapat kami sepertinya memang sudah direncanakan," ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



