Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pasar Hewan Langsung Ramai, Tapi Penjualan Sepi

Agus AP • Jumat, 24 Juni 2022 | 20:03 WIB
Pasar Hewan Kranggan Temanggung pada Kamis (23/6) langsung dipadati penjual hewan ternak, terutama kambing dan domba yang akan digunakan untuk kurban. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Pasar Hewan Kranggan Temanggung pada Kamis (23/6) langsung dipadati penjual hewan ternak, terutama kambing dan domba yang akan digunakan untuk kurban. (ADDIN ALFATH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Temanggung – Pasar Hewan Kranggan Temanggung dibuka kembali setelah tutup selama 2 minggu. Kamis (23/6), pedagang dan pembeli ternak langsung memadati pasar ini di hari pertama buka kembali.

Dokter hewan yang bertugas dr Antik Choiriyah menuturkan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak yang masuk pasar, kalau ada yang sakit tidak boleh masuk.

“Kendaraan yang masuk juga disemprot (desinfektan). Sejauh ini kondisi ternak yang masuk sehat-sehat karena di tingkat pedagang domba, mereka ada paguyuban, mereka saling mengingatkan sesama pedagang,” tuturnya. Domba dan kambing di Pasar Kranggan tidak ada yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Pedagang sapi Sopyan mengaku tidak berani kulakan karena dampak adanya PMK terhadap penjualan ternak menjadi menurun. Harga masih stabil, tapi sepi pesanan. Harga sapi layak kurban pada kisaran Rp 18 juta hingga Rp 22 juta. “Sekarang masih satu dua yang pesen. Harga sama seperti tahun kemarin. Tahun lalu bisa menjual 25 ekor sapi, sekarang masih sepi. Padahal mau Idhul Adha,” katanya

Sementara itu, pedagang kambing warga Sebanyon, Kranggan Sudiyono mengungkapkan, harga kambing turun kisaran Rp 250 ribua. Kambing yang biasanya dijual Rp 4 juta sekarang Rp 3,75 juta. Tahun kemarin, dia mendapat pesanan 45 ekor, sekarang hanya sekitar 20 ekor. PMK menurutnya tidak terlalu berpengaruh terhadap harga kambing, namun untuk harga sapi sangat berpengaruh. “Kambing di Temanggung tidak ada yang terpapar PMK,” katanya. (din/ton) Editor : Agus AP
#Pasar Hewan Kranggan #penyakit mulut dan kuku