Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

BWF Perkenalkan Perubahan Kalender World Tour 2027-2030

Dhani Apriyanto • Rabu, 11 Februari 2026 | 05:43 WIB

 

BWF menghadirkan pembaruan pada struktur BWF World Tour dengan enam level dan total 36 turnamen.
BWF menghadirkan pembaruan pada struktur BWF World Tour dengan enam level dan total 36 turnamen.

RADARSEMARANG.ID - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) resmi mengumumkan gebrakan besar untuk kalender BWF World Tour yang akan berlaku dalam siklus empat tahun ke depan.

Salah satu perubahan utama adalah integrasi penuh turnamen level Super 100 ke dalam rangkaian World Tour. Dengan kebijakan ini, seluruh jenjang kompetisi--dari level pengembangan hingga elite—berada dalam satu sistem terpusat.

BWF juga menaikkan Denmark Open ke status Super 1000, sejajar dengan Malaysia Open, All England, Indonesia Open, dan China Open.

Denmark Open akan digelar selama 11 hari, mencakup dua akhir pekan, guna meningkatkan nilai komersial serta daya tarik global turnamen elite.

Selain penambahan jumlah turnamen, BWF memperkenalkan format baru sektor tunggal. Sebanyak 48 pemain akan dibagi ke dalam fase grup sebelum melaju ke babak gugur.

Skema ini menjamin setiap atlet minimal memainkan dua pertandingan, sekaligus memperluas kesempatan tampil bagi lebih banyak negara.

Dalam peta tuan rumah World Tour 2027-2030, turnamen Super 1000 akan digelar di China, Denmark, Inggris, Indonesia, dan Malaysia, dengan durasi 11 hari serta penerapan fase grup tunggal. Level Super 750 tersebar di China, Prancis, Hong Kong, India, dan Jepang.

Sementara itu, turnamen Super 500 akan berlangsung di Australia, Indonesia, Korea, Thailand, dan Singapuran. Sedangkan Super 300 difokuskan sebagai ajang pengembangan atlet di Kanada, Swiss, Amerika Serikat, Taiwan, Jerman, dan Makau.

Level Super 100, yang kini masuk kalender World Tour, akan digelar di Filipina, Vietnam, India, Indonesia, dan Belanda.

Dari sisi finansial, BWF memproyeksikan total hadiah uang tahunan mencapai USD 26,9 juta, atau sekitar Rp426 miliar.

Baca Juga: Singkirkan Tim Thailand, Tim Putri Indonesia Tantang Korea Selatan di Semifinal Kejuaraan Asia Beregu 2026

Nilai tersebut menegaskan posisi bulu tangkis sebagai olahraga dengan daya tarik ekonomi global yang kian kuat, baik bagi sponsor maupun pemegang hak siar.

Presiden BWF, Khunying Patama Leesdadtrakul, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar penyesuain teknis.

“Kami tidak hanya membentuk serangkaian turnamen, kami membentuk budaya, identitas, dan peluang. Bulu tangkis harus imersif, cerdas dan tak terlupakan,” ujar Patama, dikutip dari laman resmi BWF.

Bagi Indonesia, struktur baru World Tour ini memberikan keuntungan strategis. Indonesia Open tetap berstatus Super 1000, ditambah penambahan slot turnamen Super 500 dan Super 100 di dalam negeri.

Kondisi tersebut membuka peluang lebih besar bagi atlet nasional untuk mengumpulkan poin peringkat dunia tanpa harus selalu di luar negeri.

Ketika format baru ini dimulai diterapkan pada 2027, persaingan menuju jajaran elite dunia diprediksi akan semakin ketat, sekaligus menuntut kesiapan fisik dan manajemen stamina yang lebih matang bagi para pemain papan atas. (dan)

Editor : Baskoro Septiadi
#indonesia open #china open #Super 300 #All england #malaysia open #bwf world tour #super 1000 #Denmark Open #Super 500 #super 750