RADARSEMARANG.ID, Semarang - Genangan akibat hujan deras di Jalan Kaligawe Raya pada Minggu (7/4/2024) pagi berangsur surut.
Para petugas mengoptimalkan tiga pompa dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana.
Sebelumnya, pada Sabtu (6/4), Jalan Kaligawe Raya, tepatnya di depan RSI Sultan Agung terpantau terdapat genangan setinggi 40 - 60 sentimeter.
Selain itu, di bawah jembatan tol arah Pelabuhan Tanjung Emas juga ada genangan. Akibatnya, banyak pengendara sepeda motor yang mogok.
Namun, pada Minggu (7/5) pagi, genangan berangsur surut. Bahkan di bawah jembatan tol arah Pelabuhan Tanjung Emas tidak ada genangan.
Sementara di depan RSI Sultan Agung masih terdapat genangan setinggi 20 - 30 sentimeter. Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melewati jalan tersebut. Lalulintas terlihat mulai ramai lancar.
Operator Pompa DPU Kota Semarang, Panji, menjelaskan ada dua pompa dari DPU Kota Semarang dan satu pompa dari BBWS Pemali-Juana.
Selain itu, ada dua pompa dari Unissula yang dinyalakan di belakang RSI Sultan Agung.
"Satu pompa mengalami kendala, karena fan belt nya putus. Tapi, ada penambahan pompa satu dari tikungan Kubro karena sudah tidak ada genangan di sana," katanya.
Pengoptimalan pompa ini dinilai efektif. Karena ketinggian genangan sudah berkurang. Sehingga pengendara sepeda motor sudah bisa melewati.
"Diperkirakan kalau tidak ada hujan, rob, dan tidak ada kendala pompa, genangan bisa surut sore atau malam ini," jelasnya.
Senada, Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, mengungkapkan kondisi Jalan Kaligawe Raya KM 4, ketinggian air mencapai 20 - 30 sentimeter. Genangan ini sudah berkurang daripada Sabtu (6/4) yakni 30 - 60 sentimeter.
"Ini sepanjang 300 meter, dari Kampus Unissula sampai RSI Sultan Agung," katanya.
Kapolsek menambahkan di beberapa wilayah Genuk masih terdapat genangan, seperti di Gebanganom.
"Hari ini sudah disedot semuanya, untuk dibuang ke sungai. Kalau di Jalan Kaligawe Raya ini disedot dibuang ke saluran untuk diteruskan ke laut," ujarnya.
Ia mengimbau pengguna jalan harus tetap berhati-hati, meskipun sudah bisa dilalui. "Pilih jalan yang aman dilalui, dan selalu waspada," himbaunya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi