RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kota Semarang diguncang gempa dua kali, Jumat (22/3/2024) siang dan sore.
Meski hanya beberapa detik, kejadian ini menggegerkan warga, termasuk para pekerja kantoran di lingkup Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mereka berhamburan lari keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Namun, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
"Iya baru saja terjadi gempa, ini pada keluar gedung, menyelamatkan diri," ungkap salah satu pekerja di ruang sekuriti parkiran kendaraan dilingkup kantor Gubernur Jateng, Agus Supriyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (22/3/2024).
Agus membeberkan, kejadian gempa dirasakan dua kali. Pertama terjadi sekitar pukul 11.30. Kemudian, gempa kedua dirasakan pada sekitar pukul 15.55.
"Yang pertama sekitar 3 detik. Lebih terasa uang kedua, sekitaran 5 detik," jelasnya.
Salah satu PNS, Eni bahkan keluar membawa laptopnya saat gempa dan kemudian meneruskan tugasnya di depan tempat parkir. Ia mengatakan gempa cukup terasa.
"Yang siang tadi terasa, ini lebih keras lagi," katanya.
Anggraini warga Pedurungan, mengatakan siang tadi gempa tidak terasa di sana tapi kali ini warga sampai ada yang panik.
"Ini barusan kerasa sekali, tetangga ada yang teriak. Keluar semua," ujar Anggraini.
Dila, warga yang tinggal di Kecamatan Gunungpati, mengatakan saat kejadian dirinya sedang mengambil minuman di lemari pendingin. Ia awalnya mengira pusing.
"Awalnya saya kira pusing sampai saya pegangan pintumu kulkas. Ini teman-teman di Kabupaten Semarang juga ngabarin terasa sekali, Ungaran Timur, Ambarawa terasa," imbuhnya.
Sementara info BMKG, gempa terjadi pukul 11.22 WIB dengan lokasi 5.74' LS,112.32' BT atau 132 km Timur Laut Tuban Jawa Timur dengan kedalaman 10 Km.
Disebutkan gempa itu berasa hingga Jepara, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Surabaya, Kudus, Blora, Pekalongan, Nganjuk, Pacitan , Trenggalek, Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Pasuruan, Malang, Semarang, Yogyakarta. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi