Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Paylater: Kemudahan yang Menjebak atau Solusi Keuangan Modern?

T
Penulis: Tri Waluyoningsih❯
cccccccccccccccccccccccccccccccccccc
ilustrasi

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Kemudahan “beli sekarang, bayar nanti” semakin digemari masyarakat. Namun di balik kepraktisannya, layanan paylater menyimpan dilema etika, risiko utang, hingga adanya potensi penyalahgunaan yang tidak bisa diabaikan.

Apa Itu Paylater dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Layanan buy now pay later atau paylater kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Paylater adalah layanan pinjaman yang memungkinkan pengguna untuk membeli terlebih dahulu dan membayar nanti, baik secara sekaligus atau cicilan.

Untuk mengakses layanan ini, pengguna perlu mendaftar melalui aplikasi dengan mengisi data pribadi dan melalui proses verifikasi.

Setelah disetujui, pengguna akan memperoleh limit kredit yang dapat digunakan untuk bertransaksi.

Setiap transaksi memiliki jatuh tempo pembayaran. Jika terjadi keterlambatan, pengguna akan dikenakan denda. Meskipun sistem telah melalui proses verifikasi, risiko penyalahgunaan seperti penggunaan identitas palsu tetap dapat terjadi.

Dengan proses yang cepat, tanpa jaminan, dan persyaratan yang relatif mudah, paylater menjadi alternatif pembiayaan yang semakin diminati.

Perubahan gaya hidup menuju cashless society turut mempercepat adopsi layanan ini. Namun, tidak semua penggunaan paylater berkaitan dengan kebutuhan mendesak, melainkan juga untuk kebutuhan sekunder hingga tersier.

Perbedaan jenis kebutuhan ini penting, karena penggunaan untuk kebutuhan yang tidak mendesak berpotensi mendorong perilaku konsumtif. Di sinilah masalah berpotensi untuk muncul.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

23 Semarang Resmi Dibuka, Adidas Hadirkan Home of Sport Terbesar di Jateng

23 Semarang Resmi Dibuka, Adidas Hadirkan Home of Sport Terbesar di Jateng

23 Semarang Shopping Center resmi dibuka Sabtu (23/5). Salah satu store yang menarik ialah Adidas yang mengusung konsep Home of Sport. Luasnya mencapai 742 meter persegi.

44 Tahun SCU, Budaya Mutu Jadi Bekal Hadapi Tantangan Pendidikan

44 Tahun SCU, Budaya Mutu Jadi Bekal Hadapi Tantangan Pendidikan

Soegijapranata Catholic University (SCU) Semarang terus mendorong transformasi sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mengejar capaian akademik di usianya yang telah menginjak 44 tahun.

Empat Mahasiswa SCU Jalani Magang Riset di Taiwan, Dalami Teknologi Pangan hingga Kosmetik

Empat Mahasiswa SCU Jalani Magang Riset di Taiwan, Dalami Teknologi Pangan hingga Kosmetik

Empat mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Soegijapranata Catholic University mendapat kesempatan mengembangkan pengalaman akademik di tingkat internasional. Mereka akan mengikuti program magang di Taiwan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer