Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Driver Ojol di Semarang Nekat Gantung Diri, Diduga karena Masalah Ini

Muhammad Hariyanto • Jumat, 17 November 2023 | 17:38 WIB
Kediaman korban Tri Yulianto yang ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, di Jalan Trangkil, Kecamatan Banyumanik, Kamis (16/11). (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kediaman korban Tri Yulianto yang ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, di Jalan Trangkil, Kecamatan Banyumanik, Kamis (16/11). (M HARIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Seorang driver ojek online (ojol) nekat mengakhiri hidupnya. 

Pria yang diketahui bernama Tri Yulianto ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya, di Jalan Trangkil, Kecamatan Banyumanik, Kamis (16/11).

Kejadian ini pertama kali ditemukan tetangga korban, Agus Sapto Lelono. Berawal dirinya masuk ke rumah korban untuk mengantar makanan. Saat membuka pintu, ia kaget melihat korban sudah tewas dengan menggantung diri. 

“Begitu lihat langsung, saya langsung teriak, tetangga langsung keluar rumah semua," katanya.

Selanjutnya, temuan kejadian ini dilaporkan ke Polsek Banyumanik dan diteruskan ke Unit Inafis Polrestabes Semarang. Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. 

“Informasinya, dia (korban) sebelum gantung diri sempat keluar ngojek. beberapa saat setelah itu, tetangga menemukannya gantung diri," kata Polisi RW Polsek Banyumanik Semarang Ipda Andre Priyanto. 

Andre mengkonfirmasi keterangan dengan pihak keluarga korban. Didapatkan keterangan adanya permasalahan keluarga yang dialami korban.

Namun, Andre tidak menjelaskan detail permasalahan tersebut. "Sementara dugaannya karena ada konflik keluarga," pungkasnya.

Widodo, tetangga korban menjelaskan korban tinggal bersama ibunya dan beberapa saudaranya.

Sebelumnya, korban tinggal bersama istrinya di daerah Gedawang, Kecamatan Banyumanik. Namun keduanya pisah karena suatu permasalahan. 

"Sejak pisah rumah, korban tinggal di sini (Jalan Trangkil, Red) lagi. Kondisi ibunya masih stroke. Nggak bisa ngapa-ngapain," imbuhnya. (mha/bud) 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #ojol #Gantung Diri #Ojek Online