Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Atasi Banjir Pekalongan Utara, Optimalkan Drainase dan Pompa

Agus AP • Sabtu, 5 November 2022 | 22:35 WIB
PENGERUKAN: Pekerja saat membuat saluran drainase di jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Pekalongan Utara.(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
PENGERUKAN: Pekerja saat membuat saluran drainase di jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Pekalongan Utara.(Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN – Banjir dan rob di Kecamatan Pekalongan Utara menjadi perhatian khusus. Karena kondisinya cukup parah. Salah satu penyebabnya perubahan fungsi tutup lahan yang signifikan dan buruknya penataan sistem drainase.

Pemkot Pekalongan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berupaya mengatasi permasalahan tesebut. Seperti mengoptimalkan sistem drainase dan memaksimalkan operasional stasiun pompa.

“Saat ini kami sedang membangun drainase dan ke depan juga ada dua stasiun pompa baru di Pekalongan Utara,” jelas Kepala DPUPR Kota Pekalongan, Bambang Sugiharto melalui Teknik Pengairan Muda, Donny Agung Prihanto Jumat (4/11).

Menurutnya, kondisi drainase di wilayah Pekalongan Utara cukup buruk. Sebagai solusi pihaknya membangun pengendali banjir di sepanjang Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan WR Supratman. Anggaran proyek di sana mendapat bantuan keuangan dari Pemprov Jateng sebesar Rp19.453.460.000.

Sementara pengelolanya Pemkot Pekalongan. Pengerjaan fisik dimulai pada 1 Agustus dan diharapkan selesai pada 28 Desember 2022 mendatang.

Donny mengakui, sebelumnya, kondisi eksisting di wilayah itu memang sudah ada drainase. Namun perlu dilakukan penataan kembali, baik untuk elevasi maupun lebar penampang saluran yang selama ini belum mampu mengatasi genangan.

Titik drainase yang diperbaiki dari saluran Sipucung sampai Taman Makam Pahlawan. Sementara, untuk Jalan WR Supratman mulai arah Lapangan Jetayu, ada saluran U-Ditch ke Utara sampai Stasiun Pompa Kutilang. Sedangkan arah TPI Kota Pekalongan dari sisi Utara ke Selatan sampai pertigaan Jalan Yos Sudarso.

“Tahun kemarin sudah dibangun pembangunan U- Ditch dan tahun ini melanjutkan penataan drainasenya," imbuhnya.

Selain penataan drainase, juga akan dibangun dua stasiun pompa. Yakni di Jalan Kusuma Bangsa. Tepatnya di Jembatan Saluran Sipucung. dDngan kapasitas pompa masing-masing 300 liter per detik.

Saat ini memang sudah ada satu unit pompa di Jalan Kusuma Bangsa, namun kapasitasnya masih 125 liter per detik. Nanti akan ditambah menjadi 300 liter/detik sebanyak dua buah pompa.

“Sehingga ketika ada genangan bisa dialirkan ke saluran Sipucung, dibuang, dan dipompa menuju ke muaranya," paparnya.

Hal yang sama juga dilakukan di Jalan WR Supratman, di wilayah itu dibangun Stasiun Pompa Kutilang dengan duaunit pompa berkapasitas masing-masing 300 liter/detik.

“Mudah-mudahan, dengan penataan drainase dan pemaksimalan pompa tersebut bisa mengurangi genangan air di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara," harapnya. (han/zal) Editor : Agus AP
#BANJIR #Pompa #Banjir Pekalongan Utara #DRAINASE