RADARSEMARANG.ID, KENDAL— Ribuan santri tumpah ruah di Alun-alun Kendal mengikuti Jalan Sehat Santri yang digelar Pemerintah Kabupaten Kendal dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025.
Sekitar 16.200 peserta dari 105 kafilah pondok pesantren, lembaga pendidikan, dan organisasi keagamaan memadati pusat kota sejak pagi.
Peserta tak hanya dari Nahdlatul Ulama (NU), tetapi juga dari Muhammadiyah, Rifa’iyah, dan LDII yang turut memeriahkan kegiatan penuh kebersamaan itu.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memimpin langsung pelepasan peserta jalan sehat di Alun-alun Kendal.
Dalam sambutannya, Dyah menegaskan bahwa semangat kesatuan dan persatuan santri menjadi kekuatan besar untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya meyakini para santri akan terus menjaga NKRI dan berkontribusi bagi peradaban dunia,” ujarnya.
Dyah mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk menjadikan Hari Santri sebagai momentum memperkuat rasa persaudaraan dan kebangsaan.
“Mari kita rayakan dengan semangat kebersamaan untuk Kendal dan Indonesia tercinta,” katanya.
Rute jalan sehat dimulai dari Alun-alun Kendal dan berakhir di Stadion Utama Kebondalem yang menjadi lokasi panggung utama.
Di panggung utama, Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi memberikan semangat kepada santri agar terus belajar dan menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Benny juga memberikan hadiah langsung kepada santri yang mampu melantunkan nadom khas pesantren.
Acara semakin meriah dengan undian berhadiah yang disiapkan panitia.
Hadiah utama berupa satu unit sepeda motor dari Bupati Kendal dan sepeda listrik dari Wakil Bupati Kendal menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.
Selain itu, tersedia juga hadiah menarik lain seperti kulkas, mesin cuci, kompor gas, dan puluhan magic com.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar UMKM Kendal yang menampilkan berbagai produk lokal.
Di akhir acara, penampilan Mutik Nida yang dikenal sebagai Ratu Gendang sukses menghibur ribuan peserta.
Koordinator lapangan acara, Moh Agus Budiono, menyebut kegiatan ini menjadi bukti bahwa santri punya peran besar dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa santri tidak hanya menjaga nilai keagamaan, tapi juga berkontribusi untuk kemajuan Kendal,” ujarnya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kendal pun menjadi momentum kebersamaan dan semangat kebangsaan yang membanggakan. (bud)
Editor : Tasropi