Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UIN Walisongo Terjunkan Tim Tangani Mahasiswa KKN yang Hanyut di Sungai Jalinggo Kendal

I
Penulis: Ida Fadilah❯

 

Tragedi menimpa 6 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang hanyut saat bermain air di kawasan wisata Tubing Jalinggo. (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)
Tragedi menimpa 6 mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang hanyut saat bermain air di kawasan wisata Tubing Jalinggo. (Budi Setiyawan/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Rektor UIN Walisongo Prof Nizar buka suara atas musibah yang menimpa enam mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Getas, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal.


Advertisement

Prof Nizar menegaskan, universitas akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan KKN. Terutama terkait keamanan, mitigasi risiko, dan pengawasan kegiatan lapangan.

"Keselamatan mahasiswa adalah prioritas utama universitas. KKN adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, namun harus selalu dijalankan dengan kesiapsiagaan dan pertimbangan keselamatan yang matang,” tegasnya, Selasa (4/11/2025).

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, lanjutnya, UIN Walisongo telah mengambil beberapa langkah.

Advertisement

Yakni menurunkan tim pendamping universitas dan dosen pembimbing KKN untuk mendampingi keluarga korban dan membantu proses pencarian di Kendal.

Kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kendal, Kantor SAR Semarang, dan aparat setempat dalam proses pencarian.

Juga menyediakan layanan konseling dan dukungan spiritual bagi mahasiswa dan keluarga yang terdampak.

Advertisement

"Melakukan evaluasi dan penguatan sistem keamanan kegiatan KKN di seluruh lokasi penugasan," tukasnya.

Pada siaran pers, ia dan keluarga besar UIN Walisongo Semarang menyampaikan turut berbelasungkawa atas berpulangnya tiga mahasiswa terbaik UIN Walisongo.

Dirinya juga komitmen penuh universitas dalam penanganan musibah ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa mahasiswa UIN Walisongo di Kendal. Atas nama universitas, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk mendukung upaya pencarian serta mendampingi keluarga mahasiswa di lokasi,” ujar Prof. Nizar.

Ia membeberkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.53 WIB, saat para mahasiswa sedang bermain air di aliran sungai Tubing Genting Jalinggo.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Kendal, lanjutnya, tiba-tiba terjadi banjir bandang akibat hujan deras di bagian hulu sungai yang mengakibatkan enam mahasiswa terseret arus.

Hingga kini, tiga mahasiswa ditemukan meninggal dunia. Sedangkan tiga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan dari BPBD Kendal, Kantor SAR Semarang, PMI Kendal, FRPB Kendal, serta warga sekitar.

Lebih dari itu, sambung Prof Nizar, Keluarga besar UIN Walisongo memohon doa seluruh masyarakat agar tiga mahasiswa yang masih dalam pencarian segera ditemukan, serta agar keluarga korban diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah para korban, memberikan ketabahan bagi keluarga, dan melindungi seluruh mahasiswa dalam pengabdian mereka di tengah masyarakat,” pungkas Prof. Nizar.

Dalam mengenang para korban, akan dilakukan doa bersama dilaksanakan pada malam hari ini. Ia berharap melalui doa bersama ini korban yang belum ditemukan dalam keadaan selamat. (ifa)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Terduga Dosen UIN Walisongo Dibebastugaskan, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Itjen Kemenag

Terduga Dosen UIN Walisongo Dibebastugaskan, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Masuk Itjen Kemenag

UIN Walisongo menyebut kewenangan penjatuhan sanksi berada di Kementerian Agama karena terduga pelaku berstatus pegawai negeri sipil (PNS), sementara jenis sanksi yang direkomendasikan berada di bawah kewenangan Menteri

KemenHAM Uji Publik RUU HAM, Usulkan Dana Abadi hingga Hak Privasi

KemenHAM Uji Publik RUU HAM, Usulkan Dana Abadi hingga Hak Privasi

Kadaluwarsa, KemenHAM Uji Publik RUU HAM di UIN Walisongo, Usulkan Dana Abadi hingga Hak Privasi

Aktivis Soroti Relasi Kuasa Dibalik Maraknya Kekerasan Seksual di Kampus dan Pesantren 

Aktivis Soroti Relasi Kuasa Dibalik Maraknya Kekerasan Seksual di Kampus dan Pesantren 

Maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, mulai dari pondok pesantren hingga perguruan tinggi di Jawa Tengah, dinilai tidak lepas dari kuatnya relasi kuasa antara pelaku dan korban.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer