Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

23 Kajari di Jateng Berganti, Kajati Ingatkan Optimalkan Program Bersentuhan dengan Masyarakat

Ida Fadilah • Kamis, 30 Oktober 2025 | 22:18 WIB

 

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dr Siswanto saat melantik dan mengambil sumpah 23 kajari dan 8 pejabat di lingkungan kejati, Kamis (30/10/2025).
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dr Siswanto saat melantik dan mengambil sumpah 23 kajari dan 8 pejabat di lingkungan kejati, Kamis (30/10/2025).

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Dr Siswanto mengingatkan pejabat baru pentingnya profesionalisme, sinergi lintas bidang, serta komitmen untuk mendukung program prioritas pemerintah, terutama dalam penegakan hukum dan pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan pada 23 kepala kejaksaan negeri (kejari) di Jawa Tengah yang baru dilantik dan diambil sumpah.

“Para Kajari harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai kewenangan, tugas, dan fungsinya masing-masing, sebagaimana diatur dalam undang-undang. Semua harus berorientasi untuk mendukung Asta Cita Presiden,” ujar Kajati Siswanto, Kamis (30/10/2025).

Kajati menjelaskan, dukungan terhadap Asta Cita dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kita salah satunya akan mengoptimalkan program Jaga Desa, Restorative Justice, kemudian juga mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan hukum terhadap kegiatan pertanian dan pangan,” katanya.

Selain itu, Kajati juga menyinggung peran Kejaksaan dalam mendampingi koperasi dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Untuk MBG sifatnya kami adalah pendampingan hukum, termasuk terhadap koperasi merah putih. Pendampingan ini penting agar kegiatan ekonomi masyarakat berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Dalam hal pengembangan sumber daya manusia (SDM), Kajati menekankan pentingnya peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.

“Pembinaan SDM sudah ada standarnya. Kita dorong teman-teman yang ingin melanjutkan pendidikan atau mengikuti diklat agar semakin profesional,” jelasnya.

Kepada para kajari yang baru dilantik, Kajati berpesan agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan membangun koordinasi yang baik dengan seluruh pihak di daerah.

“Segera sesuaikan diri dengan situasi dan kondisi setempat. Bina koordinasi dengan komunitas setempat supaya hubungan di daerah menjadi harmonis dan tidak menimbulkan permasalahan,” pesannya.

Ia juga meminta para asisten dan pejabat di lingkungan Kejati untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan, guna menjamin kinerja yang profesional dan terukur.

“Lakukan review terhadap kinerja masing-masing bidang, identifikasi kekuatan dan kelemahan, lalu rumuskan strategi kerja yang selaras dengan kebijakan pimpinan,” tegasnya.

Khusus untuk bidang pemulihan aset yang baru dibentuk di Kejati Jawa Tengah, Kajati menegaskan pentingnya koordinasi dengan seluruh unit pengelola aset di Kejaksaan Negeri. “Saya minta proses pemulihan aset dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terstruktur,” ujarnya.

Sebagai pamungkas, Kajati menegaskan komitmen institusi untuk terus berbenah dan berkolaborasi.

Ia mengajak konsolidasi dengan para asisten untuk memetakan langkah ke depan. "Kita harus ‘belanja masalah’ agar arah kerja ke depan lebih terarah dan berdampak," tutupnya.

Dalam giat ini, sebanyak 23 kajari dan 8 pejabat eselon III seperti koordinator dan asisten dilantik dan diambil sumpah.

Di antaranya Kepala Kejari Kota Semarang, Andhie Fajar Arianto yang sebelumnya dijabat Candra Saptaji. Kemudian Asisten Intelijen Kejati Jateng Edy Winarko, ia menggantikan Freddy D Simanjuntak. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kajati #Kejari