Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ahmad Luthfi Targetkan Aduan Masyarakat di Jateng Direspons Maksimal 24 Jam

A
Gubernur Ahmad Luthfi  mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Kantor Disdukcapil Kota Semarang, Rabu, 30 September 2026.
Gubernur Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Kantor Disdukcapil Kota Semarang, Rabu, 30 September 2026.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan setiap pengaduan segera direspons, dengan batas waktu maksimal 24 jam, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan, kritik, saran, hingga laporan masyarakat merupakan bagian penting dalam mengevaluasi sekaligus memperbaiki kinerja pemerintah.

Advertisement

Semakin banyak aduan, menurut dia, justru dapat menjadi bahan untuk mengetahui persoalan pelayanan yang perlu segera dibenahi.

“Aduan yang masuk bisa kita review untuk perbaikan pelayanan yang lebih baik. Pelayanan publik harus meningkat,” kata Luthfi saat menyambut kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Kantor Disdukcapil Kota Semarang, Rabu, 30 September 2026.

Ia menegaskan, pelayanan publik merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh haknya secara mudah, cepat, transparan, dan berkeadilan.

Advertisement

Menurut Luthfi, Pemprov Jateng tidak hanya menetapkan dan mempublikasikan standar pelayanan, tetapi juga melakukan evaluasi secara berkala.

Evaluasi dilakukan untuk melihat kesenjangan pelayanan, menemukan akar persoalan, serta memastikan setiap temuan ditindaklanjuti dengan perbaikan yang terukur.

“Setiap temuan harus ditindaklanjuti untuk perbaikan termasuk target penyelesaian yang jelas. Tidak ada lagi suatu aduan tidak ada juntrungnya, maksimal 24 jam harus segera direspons,” tegasnya.

Upaya memperbaiki pelayanan juga dilakukan dengan memperluas akses masyarakat. Pemprov Jateng mengembangkan Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) sebagai super app yang mengintegrasikan berbagai layanan sekaligus menjadi kanal bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Pemprov Jateng meraih Mandaya Award 2026 berkat upaya penurunan kemiskinan. Angka kemiskinan turun menjadi 9,21 persen pada Maret 2026.

Api di Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Fokus Pulihkan Lingkungan dan Air Bersih

Api di Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Fokus Pulihkan Lingkungan dan Air Bersih

Kebakaran Gunung Sumbing padam setelah menghanguskan 974,29 hektare hutan di tiga kabupaten. Ahmad Luthfi fokus rehabilitasi hutan dan perbaikan pipa air bersih warga.

Ahmad Luthfi Berharap Guru PAUD dan TK Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Ahmad Luthfi Berharap Guru PAUD dan TK Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

peran guru PAUD dan TK menjadi sangat penting. Guru bukan hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dan pendamping dalam proses tumbuh kembang anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer