Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ahmad Luthfi Berharap Guru PAUD dan TK Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

A
Gubernur Ahmad Luthfi hadir dalam Apel Akbar 10.000 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jateng dalam rangka Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu, 24 Oktober 2026.
Gubernur Ahmad Luthfi hadir dalam Apel Akbar 10.000 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jateng dalam rangka Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu, 24 Oktober 2026. 

Advertisement

 

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang telah berdedikasi dalam memberikan pendidikan kepada anak usia dini. 

Advertisement

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Apel Akbar 10.000 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jateng dalam rangka Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu, 24 Oktober 2026. 

"Terima kasih karena dengan gaji pas-pasan, ibu-ibu sekalian bekerja dengan hati," ucap Luthfi di hadapan ribuan guru. 

Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemandirian, kreativitas, dan keterampilan sosial anak. Karenanya, anak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dengan memberikan ruang bagi anak untuk bermain, bereksplorasi, bertanya, dan berkreasi. Anak yang bahagia belajar, akan memiliki kesempatan lebih baik untuk tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan tangguh.

Advertisement

Untuk itu, lanjut dia, peran guru PAUD dan TK menjadi sangat penting. Guru bukan hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dan pendamping dalam proses tumbuh kembang anak.

Kompetensi pedagogik, pengasuhan positif, kemampuan mengenali kebutuhan anak, serta keterampilan menciptakan pembelajaran yang kreatif perlu terus diperkuat.

Pemprov Jateng berkomitmen mendorong pendidikan yang bermutu dan inklusif, melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan sesuai kewenangan masing-masing. 

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perkuat Peran Ayah, Generali Indonesia Sasar 1.000 Anak di 50 Kota Lewat BERGEMA

Perkuat Peran Ayah, Generali Indonesia Sasar 1.000 Anak di 50 Kota Lewat BERGEMA

Keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak menjadi perhatian dalam program BERGEMA (Berbagi Bergerak Bersama) yang digelar PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia bersama Yayasan Jarimatika atau Komunitas Ibu Profesional.

Dari Mudah Tantrum hingga Lebih Mandiri, Kisah Nadif di Rumah Anak SIGAP

Dari Mudah Tantrum hingga Lebih Mandiri, Kisah Nadif di Rumah Anak SIGAP

Tangan kecil Nadif Al-Farizi lincah mengambil bola warna-warni. Sesekali, bocah berusia 3 tahun itu berlari menghampiri teman-temannya, ia aktif belajar stimulasi dini di Rumah Anak SIGAP Kota Semarang bersama ibunya.

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Pemprov Jateng meraih Mandaya Award 2026 berkat upaya penurunan kemiskinan. Angka kemiskinan turun menjadi 9,21 persen pada Maret 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer