Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur Luthfi Ultimatum BUMD, Dongkrak PAD atau Dievaluasi

A
Gubernur Ahmad Luthfi  membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (3/8/2026).
Gubernur Ahmad Luthfi membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (3/8/2026).

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengultimatum seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk segera meningkatkan kinerja dan memperbesar kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

BUMD yang masih berkinerja buruk diminta segera berbenah dan akan mendapat pengawasan khusus di bawah kendali langsung Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Advertisement

Ultimatum tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat membuka Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Meningkatkan Kinerja dan Tata Kelola BUMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (3/8/2026).

Menurut Luthfi, BUMD tidak boleh sekadar menjadi pelengkap organisasi pemerintah daerah, melainkan harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus penghasil pendapatan untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BUMD kita harus punya daya dobrak untuk mengembangkan pendapatan di wilayah. BUMD yang masih di bawah garis merah, saya peringatkan agar rapat tersendiri dengan pengawasnya di bawah kendali Pak Sekda,” tegas Luthfi.

Advertisement

Ia mengatakan, di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas dan ketidakpastian ekonomi global, pemerintah daerah tidak bisa hanya mengandalkan transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, setiap BUMD dituntut memiliki tata kelola yang profesional, inovatif, dan mampu menciptakan sumber-sumber pendapatan baru.

Hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menunjukkan masih terdapat satu BUMD yang masuk kategori berkinerja kurang baik, yakni PT PRPP Jawa Tengah.

Luthfi meminta jajaran direksi dan komisaris segera melakukan pembenahan menyeluruh. Menurutnya, PRPP memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan bisnis, pameran, dan pariwisata yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.

Ke depan, kawasan PRPP diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru Jawa Tengah melalui pembangunan kawasan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga tengah mengupayakan masuknya investor untuk mempercepat pengembangan kawasan tersebut.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Jateng Raih Mandaya Award 2026, Ahmad Luthfi Perkuat Program Pengentasan Kemiskinan

Pemprov Jateng meraih Mandaya Award 2026 berkat upaya penurunan kemiskinan. Angka kemiskinan turun menjadi 9,21 persen pada Maret 2026.

Api di Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Fokus Pulihkan Lingkungan dan Air Bersih

Api di Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Fokus Pulihkan Lingkungan dan Air Bersih

Kebakaran Gunung Sumbing padam setelah menghanguskan 974,29 hektare hutan di tiga kabupaten. Ahmad Luthfi fokus rehabilitasi hutan dan perbaikan pipa air bersih warga.

Ahmad Luthfi Berharap Guru PAUD dan TK Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

Ahmad Luthfi Berharap Guru PAUD dan TK Jadi Teladan Pembentukan Karakter Anak

peran guru PAUD dan TK menjadi sangat penting. Guru bukan hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dan pendamping dalam proses tumbuh kembang anak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer