Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mengenal Kisah St. Nicholas, Sosok yang Menjadi Ide Karakter Sinterklas

Aby Genta Putra Prasetya • Minggu, 24 Desember 2023 | 15:27 WIB
Ilustrasi Penggambaran Sinterklas atau St. Nicholas
Ilustrasi Penggambaran Sinterklas atau St. Nicholas

RADARSEMARANG.ID - Lelaki gemuk, berjanggut putih dan memakai pakaian serba merah di malam Natal, kita semua pasti langsung tahu bahwa ia adalah sosok Santaklaus.

Sejarah awalnya dapat ditarik mundur sekitar ratusan tahun yang lalu di sebuah daerah bernama Patara, di Negara Turki.

Seorang lelaki saleh yang terkenal akan kebaikannya sangat dikagumi oleh masyarakat pada saati itu, lelaki itu bernama St. Nicholas.

Ia merupakan biarawan yang menjadi cikal bakal lahirnya karakter Sinterklas seperti yang kita kenal sekarang.

Ia merupakan sosok yang dikenal sebagai pelindung bagi anak-anak dan pelaut.

Dilansir National Geographic, dalam sebuah cerita rakyat populer yang menjadi bukti kebaikannya, dikisahkan bahwa ia membantu tiga orang gadis miskin yang hendak dijual untuk dijadikan budak.

Namun, tak terima akan nasib ketiga gadis tersebut, St Nicholas menyelamatkan mereka dengan memberi mereka sebagian hartanya untuk digunakan mereka sebagai mas kawin agar mereka bisa menikah dan lepas dari status budaknya.

Ratusan tahun setelahnya, kepopuleran St Nicholas tetap tidak tergantikan, bahkan setelah peristiwa Reformasi Protestan, saat banyak pengkultusan orang-orang suci dihapuskan, St. Nicholas tetap diagungkan, khususnya di Belanda.

Pada tahun 1773, salah surat kabar New York mengabarkan bahwa ada tradisi perayaan kematian St. Nicholas yang dilakukan oleh sebuah keluarga asal Belanda.

Sejak saat itu, penamaan St Nicholas menjadi lebih dipendekkan menjadi Nick, yang kemudian dalam perkembangannya berubah menjadi Sinterklas, gubahan dari bahasa Belanda, Sint Nikolaas.

Kemudian pada tahun 1809, Washington Irving: seorang penulis kenamaan Amerika Serikat turut mempopulerkan karakter Sinterklas ini.

Ia merepresentasikan Sinterklas sebagai santo pelindung kota New York, dalam penggambarannya sosok Sinterklas ini digambarkan sebagai sosok pria tua dan 'nakal' yang memakai topi kerucut dan rompi berwarna merah.

Baca Juga: Sediakan 2 Juta Tiket, KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Nataru 2023. Ini Daftar Kereta Api Terfavorit Libur Natal dan Tahun Baru

Kaitan Sinterklas dengan perayaan Natal dimulai saat Salvation Army, atau sekelompok pemuda gereja yang membaktikan diri untuk kemaslahatan masyarakat.

Mereka mulai mendandani para tunawisma dengan setelan khas dari Sinterklas dan mengirim mereka ke jalanan kota New York untuk mencari sumbangan.

Popularitas Sinterklas kemudian digunakan untuk membuat film klasik " Miracle on 34 Street" yang diperankan oleh Edmund Gwenn dan Natalie Wood.

Akibat film tersebut, banyak toko-toko seantero Amerika menampilkan Sinterklas yang mereka pajang didepan toko, untuk kemudian menjadi ikon terkenal saat Natal.

Banyak orang, khususnya anak-anak yang meminta berfoto di pangkuan para Sinterklas tersebut. Mereka bahkan mengatakan apa yang mereka inginkan kepada Sinterklas.

Sejak saat itu, Sinterklas dikenal sebagai sosok baik hati yang akan mendatangi anak-anak yang berkelakuan baik di malam Natal dan memberi mereka hadiah.

Editor : Baskoro Septiadi
#MITOLOGI #NATAL #santa claus #KARAKTER #Sinterklas