Kepala Desa Timbulsloko, Nadhiri mengatakan, banjir rob berdampak pada hampir semua wilayah desa yang didalamnya merupakan pemukiman warga.
Terdiri dari 424 kepala keluarga (KK) di Dukuh Karanggeneng, Dukuh Wonorejo 299 KK dengan 3 rumah rusak, Dukuh Bogorame 117 KK dengan 2 rumah rusak dan Dukuh Timbulsloko 101 KK dengan 5 rumah rusak.
Ia menambahkan, selain pemukiman, bencana rob tersebut juga merusak sistem pertambakan. Adapun, areal lahan pemukiman dan pertambakan yang terdampak rob seluas 249 hektare.
"Sedangkan, untuk fasilitas umum (Fasum) yang terdampak rob adalah lembaga pendidikan," katanya. Termasuk gedung TK dan Paud, SD dan MI, 2 masjid, 20 musala, balai desa dan panti asuhan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Demak, Agus Nugroho LP mengatakan, bencana rob kerap terjadi sehingga berdampak pada masyarakat sekitar. "Ini harus kita tangani bersama-sama," ujarnya. (hib/fth) Editor : Agus AP