RADARSEMARANG.ID, Semarang — Open house saat hari Raya Idul fitri identik dengan kegiatan silaturahmi dan halal bi halal.
Kegiatan tersebut membawa manfaat bagi terciptanya masyarakat Indonesia yang harmonis, ruku, dan memiliki toleransi tinggi.
Kata open house berasal dari bahasa Inggris yang artinya membuka rumah.
Dalam konteks Lebaran, open house merupakan istilah yang merujuk pada kebiasaan membuka rumah untuk menyambut tamu saat hari Raya Idul fitri.
Open house merupakan istilah keren dari kebiasaan berkunjung ke sanak saudara maupun teman pada saat hari raya Idul fitri tiba.
Kebiasaan umum orang-orang melakukan open house ini dilakukan sebagai sarana untuk menyambung tali silaturahmi pada bulan Syawal.
Saat open house tuan rumah akan membuka rumahnya dan mengajak orang sekitar untuk berkunjung.
Mulai dari keluarga, kerabat, teman, hingga tetangga.
Terdapat beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat open seperti mengobrol santai, makan-makan, dan bermain games.
Kegiatan open house tidak dilakukan oleh masyarakat umum saja.
Para pejabat negara seperti walikota hingga presiden juga mengadakan kegiatan tersebut.
Manfaat open house
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan open house Lebaran di antaranya sebagai berikut.
1. Mempererat Silaturahmi
Melalui open house, keluarga dan teman-teman bisa saling bertemu.
Momen ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki hubungan yang mungkin tidak terjalin dengan baik.
Mengingat dalam agama Islam, menjaga tali persaudaraan merupakan hal yang sangat dianjurkan.
2. Menjalin Keharmonisan
Open house menjadi kesempatan bagi tetangga dan masyarakat sekitar untuk saling mengunjungi.
Dengan begitu, kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat bisa terjadi.
Ini membantu menciptakan keharmonisan dan rasa kebersamaan dalam lingkungan sekitar.
3. Meningkatkan Rasa Toleransi
Tidak hanya umat muslim saja, seringkali open house juga dihadiri oleh tetangga atau teman beda agama.
Hal ini menjadi momen untuk saling berbagi budaya dan tradisi. Kegiatan tersebut menjadi contoh nyata dari toleransi sosial yang tinggi.
4. Membuat Lebaran Lebih Bermakna
Open house memungkinkan tuan rumah untuk menyambut siapa saja yang datang.
Menjadikan Lebaran terasa lebih bermakna dan penuh dengan kebersamaan.
Berbagi kebahagiaan dengan orang lain merupakan bagian dari inti dari perayaan Lebaran itu sendiri.
Habib Syech, yang dikenal karena kepiawaiannya dalam membawakan sholawat, seringkali mengadakan acara ”open house” atau silaturahmi terbuka di kediamannya di Surakarta, yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan mencari berkah.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang acara ”open house” Habib Syech.
Acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, mencari berkah, dan menjaga keharmonisan di berbagai lapisan masyarakat.
Acara biasanya diisi dengan kegiatan seperti bersholawat, dzikir, dan mendoakan kebaikan bagi masyarakat.
Habib Syech dikenal karena pesan-pesan kebaikan dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW yang selalu ia sampaikan.
Jadwal Open House Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf
Lokasi:
Kediaman Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Surakarta.
Gedung Bustanul ’Asyiqin Solo.
Alamat;
Semanggi Kidul Jalan Kahar Muzakir, Gang Bengawan Solo 6 Jl. Kyai Mojo No.12, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Jadwal Pagi
Jam : 10.00 - 12.00 WIB dan
Jadwal Sore
Jam 17.00 - 20.00 WIB
Baca Juga: Rekomendasi Dashcam Terbaik untuk Perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026
Waktu:
Hari Ke 2 Syawal, 3 Syawal, 4 Syawal 1447 H.
- Tanggal 22 Maret 2026
- Tanggal 23 Maret 2026
- Tanggal 24 Maret 2026
Setelah hari dan tanggal tersebut, beliau ada acara keluarga.
Mohon maaf dan maklum, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih bunyi pengumuman tersebut.
Habib Syech adalah pengasuh Majelis Ahbabul Musthofa, majelis yang populer di kalangan pecinta sholawat di Indonesia dan dunia.
Habib Syech dikenal luas karena syi’arnya yang khas dengan lantunan sholawat klasik yang mempesona. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi