RADARSEMARANG.ID - Kursi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisiantek), Satryo Soemantri Brodjonegoro tak mampu bertahan lama di kursi panas yang didudukinya. Baru empat bulan menjabat, pria yang akrab dipanggil Satryo ini mengundurkan diri.
Satryo beralasan pengunduran dirinya dari jabatan Mendiktisiantek, karena tak mampu memenihi harapan yang diberikan pemerintah kepada dirinya.
"Saya sudah bekerja keras selama 4 bulan ini untuk mewujudkan harapana pemerintah, namun saya tak mampu mewujudkannya"ungkap Satryo dalam konferensi pers pengunduruan dirinya, di Jakarta, Rabu malam (19/2/25).
Tidak menunggu lama kursi Mendiktisiantek kosong, Presiden Prabowo Subianto langsung menunjuk Brian Yuliantoro, untuk menggantikan Satryo sebagai pucuk pimpinan di kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Lantas, siapa Brian Yuliarto, pria berusia 50 tahun yang ditunjuk Prabowo menggantikan Satryo?yuk kita kenalan..
Dalam biografinya, Bria Yuliarto lahir pada 27 Juli 1975. Latar belakangnya adalah seorang akademi sekaligus peneliti di bidang nanoteknologi di Institut Teknologi Bandung (ITB) yang juga almamaternya.
Sebelum ditunjuk Prabowo untuk menjadi menteri, Brian Yuliarto menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, periode 2025–2030. Selain menjabat sebagai Wakil rektor, Bria juga mengajar di Fakultas Teknologi ITB.
Tak hanya mengajar di ITB, Brian Yuliartojuga menjadi Profesor Tamu di Universitas Tsukuba, Jepang,sejak tahun 2021.
Selain mengajar, Brian juga melakukan penelitian yang berfokus pada pengembangan sensor berbasis nanoteknologi untuk mendeteksi gas berbahaya, polutan lingkungan, dan mendiagnosis penyakit seperti kanker, hepatitis, dan demam berdarah.
Tak hanya bergelut di dunia pendidikan dan penelitian, Bria Yuliantoro juga aktif di organisasi kemasyarakat (Ormas) Muhammadiyah. Salah satu ormas keagamaan terbesar di Indonesia, selain NU.
Di Muhamadiyah, Brian Yuliarto menjabat sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Cibeunying Kaler, Kota Bandung, periode 2023-207 dan Ketua Lembaga Kajian Kerja Sama Strategis Pimpinan Wilayah Muhammadiyah provinsi Jawa Barat, periode 2023–2027.
Sementara itu dalam Laporan Harta Kekayaan Penyrelenggaa Negara (LHKPN), Brian memiliki kekayaan sebesar Rp 18,64 miliar, dengan sebagian besar asetnya berupa tanah dan bangunan senilai sekitar Rp 18 miliar dan tidak memiliki utang sama sekali.
Nah itulah sekelumit tentang sosok Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi,Sains dan Teknologi (Mendiktisiantek) yang baru. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi