Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Server Indodax Dikabarkan Dibobol Hacker, Tanggapan Menkominfo Kena Skak Netizen

Aris Hariyanto • Sabtu, 14 September 2024 | 17:10 WIB
Menkominfo Budi Arie Setiadi sebut pusat data yang paling aman adalah di Rumah Sakit Ibu dan Anak.
Menkominfo Budi Arie Setiadi sebut pusat data yang paling aman adalah di Rumah Sakit Ibu dan Anak.

RADARSEMARANG.ID, - Server Indodax dikabarkan berhasil dibobol oleh kelompok hacker dalam waktu hanya dua jam.

Insiden yang menimpa platform pertukaran aset digital terbesar di Indonesia ini diketahui terjadi pada Rabu (11/9).

Menurut informasinya, manajemen Indodax mengumumkan adanya maintenance mulai pukul 10.00 WIB yang berlangsung pada sistem stake.

Adapun pemeliharaan staking dilakukan untuk meningkatkan kinerja layanan agar aktivitas staking lebih mudah dan lancar.

Tidak lama setelah itu, beredar informasi Indodax mengalami serangkaian transaksi yang mencurigakan, dan diduga berkaitan dengan peretasan.

Penemuan tersebut disampaikan oleh perusahaan keamanan Web3, melalui akun media X @CyversAlerts mereka.

Menurut unggahannya tersebut, terdapat sebuah alamat yang dilaporkan memiliki aset senilai sekitar US$ 14,4 juta, yang kemudian diubah menjadi Etherium (ETH).

Dalam waktu singkat, lebih dari 150 transaksi mencurigakan lainnya terjadi. Diperkirakan total kerugian mencapai US$ 18,2 juta.

Menurut CEO Indodax, Oscar Darmawan, tim internal perusahaan telah mengidentifikasi adanya potensi masalah keamanan pada platform.

Saat ini, mereka tengah melaksanakan pemeliharaan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan optimal.

Sementara itu, Pandu Sjahrir, selaku Ketua Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) telah mengajukan laporan masalah peretasan ini kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Pandu menyatakan bahwa manajemen Indodax telah mengelola dugaan peretasan dengan efektif dan akan memberikan informasi terbaru kepada pengguna terkait isu tersebut.

Hingga akhirnya investigasi sedang dilakukan secara intensif oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengatasi masalah ini.

Disisi lain, Menkominfo, dalam sebuah acara, sempat berkelakar bahwa pusat data yang paling aman adalah di Rumah Sakit Ibu dan Anak.

Baca Juga: Penangguhan Penahanan Perkara Landak Dikabulkan Majelis Hakim, I Nyoman Sukena Resmi Pulang ke Rumah

Menurutnya, tempat tersebut tidak akan menjadi sasaran peretasan. Namun, ia juga menekankan pentingnya meningkatkan ketahanan dan keamanan siber.

Meski demikian, tanggapan Menkominfo Budi Arie Setiadi memicu berbagai reaksi dari netizen di media sosial.

Banyak yang merasa kecewa dan menganggap komentar tersebut tidak pantas mengingat seriusnya insiden ini.

“Mana ada hacker maling dibawah bantal Bud,” tulis akun @RK_La*****n.

“Mentri paling absrud ini orang. Malu ngga ada, prestasi ngga punya.
cuma punya penghargaan dari presiden yang ngga tau apa fungsinya,” tulis akun @Purno********u.

Editor : Tasropi
#etherium #Rumah Sakit Ibu dan Anak #keamanan Web3 #Kementerian Komunikasi dan Informatika #peretasan #media sosial #bssn #aftech #pusat data #netizen #Indodax #Budi Arie Setiadi #Menkominfo #hacker