RADARSEMARANG.ID, Semarang - Berbagai persoalan dalam pernikahan membuat angka perceraian di Indonesia cukup tinggi.
Salah satunya faktor ekonomi, kekerasan seksual, hingga kekerasan dalam rumah tangga membuat wanita-wanita di provinsi ini memilih menjadi janda.
Dilansir data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perceraian di Indonesia pada tahun 2023 lalu mencapai 408.347.
Adapun delapan provinsi memiliki rangking tertinggi angka perceraian, dan menghasilkan janda muda ataupun duda terbanyak adalah :
1. Jawa Barat
Angka perceraian di Jawa Barat pada tahun 2023 lalu mencapai 91.146 kasus.
Faktor ekonomi menjadi salah satu faktor perceraian dengan 37.383 kasus.
Alasan tertinggi disebabkan perselisihan dan pertengkaran dengan 48.812 kasus.
2. Jawa Timur
Provinsi kedua dengan angka perceraian tertinggi adalah Jawa Timur dengan 79.248 kasus.
Faktor pertengkaran menjadi alasan utama dengan 35.940 kasus. Lalu alasan kedua mayoritas karena faktor ekonomi dengan 33.572 kasus.
3. Jawa Tengah
Provinsi ketiga dengan jumlah perceraian tertinggi adalah Jawa Tengah dengan 68.133 kasus.
Pertengkaran menjadi penyebab utama dengan 36.618 kasus. Disusul faktor ekonomi dengan 23.176 kasus.
4. Sumatera Utara
Provinsi keempat adalah Sumatera Utara, dengan jumlah perceraian mencapai 15.660 kasus.
Perselisihan menjadi faktor utama tingginya wilayahdengan 13.709 kasus. Lalu faktor ekonomi 465 kasus.
5 . DKI Jakarta
DKI Jakarta masuk dalam provinsi penghasil janda di Indonesia dengan jumlah perceraian 14.381kasus.
Penyebabnya mayoritas karena pertengkaran dengan 9.464 kasus dan faktor ekonomi 2.452 kasus.
6. Banten
Banten menjadi Provinsi ke enam penghasil janda muda di Indonesia. Tahun lalu dari data BPS ada 14.133 angka perceraian.
Penyebabnya tak tak lain karena pertengkaran yakni 9.671 kasus dan faktor ekonomi 3.327 kasus.
7. Lampung
Provisi Lampung memiliki angka penghasil janda muda nomor tujuh di Indonesia.
Tingkat angka perceraian di provinsi ini mencapai 14.038 kasus, dengan pertengkaran menjadi penyebab utama yang jumlahnya 10.099 kasus.
8. Sulawesi Selatan
Terakhir adalah Provinsi Sulawesi Selatan, angka perceraian di wilayah ini sebanyak 12.806 kasus. (den)
Editor : Baskoro Septiadi