Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Polemik Paskibraka Putri Lepas Jilbab, Netizen Bersuara Lantang; Bubarkan BPIP!

Iskandar • Kamis, 15 Agustus 2024 | 07:17 WIB
paskibraka 2024 (ft: Setneg)
paskibraka 2024 (ft: Setneg)

RADARSEMARANG.ID,-Polemik pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) putri yang melepas jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara Ibu Kota Nusantara, membuat netizen cawe-cawe. Netizen meradang, karena diduga pelepasan jilbab anggota paskibraka putri atas keinginan pihak Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Sebelumnya, Pengurus Pusat (PP) Purna Paskibraka Indonesia (PPI) menyebut, ada 18 dari 76 anggota Paskibraka 2024 yang mengenakan jilbab, pada momen pengukuhan oleh Presiden Jokowi, justru  tak menggunakan jilbab.

Sorotan ini lantas mencuat. Diduga, anggota Paskibraka putri yang berjilbab itu diminta untuk mencopot jilbabnya. BPIP selaku penanggung jawab program Paskibraka tahun ini pun langsung disorot.

Baca Juga: Baru Tahu, Ternyata Kewenangan Membentuk Paskibraka Sejak 2022 Diambil Alih BPIP, Sebelumnya Ditangani Kementerian Ini

Sebagian besar netizen menyayangkan aturan yang dibuat BPIP.

Tak sedikit yang meminta lembaga ini dibubarkan saja.

"Ngaco ini. Enggak bener ini BPIP, bubarin aja lembaga gini, dia juga enggak bisa mengamalkan nilai-nilai Pancasila," tulis akun @ib********.

Akun lain juga mendesak agar BPIP dibubarkan imbas kasus jilbab Paskibraka ini.

“Bubarkan BPIP, tak ada gunanya!" cuit akun @Ee*******.

Kegeraman senada juga diungkap akun lain. Mereka menyebut keberadaan BPIP harus dikaji ulang. BPIP dinilai membuat kebijakan yang membuat gaduh.

Salah satu akun bahkan khawatir Indonesia bakal seperti Tajikistan yang melarang perempuannya mengenakan jilbab.

Akun @mo*************.malah menulis: "BPIP ini adalah lembaga unfaedah, sebaiknya dikaji ulang ini lembaga, karena mereka selalu membuat kebijakan yang membuat gerah mayoritas bangsa ini."

Baca Juga: Belasan Napi Lapas Kelas II B Batang Jadi Pengibar Bendera Hari Pramuka

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi meminta maaf soal adanya 18 orang Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) putri Nasional 2024 yang lepas jilbab saat pengukuhan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Selasa (13/8/2024).

Yudian mengapresiasi seluruh atensi masyarakat soal pemberitaan tentang jilbab tersebut. Yudian juga menegaskan bahwa BPIP tidak melakukan pemaksaan lepas jilbab.

Sebelumnya, Yudian menyebut bahwa para Paskibraka putri itu sukarela untuk mengikuti aturan terkait pakaian.

Menurut Yudian, "BPIP memahami aspirasi masyarakat,” Karena itu, lanjut Yudian,  BPIP menegaskan tidak melakukan pemaksaan lepas jilbab.

“Penampilan Paskibra putri dengan mengenakan pakaian, atribut dan sikap tampang sebagaimana terlihat pada tugas kenegaraan, yaitu pengukuhan Paskribaka adalah kesukarelaan mereka dalam rangka mematuhi peraturan yang ada," kata Yudian dalam jumpa pers di IKN Nusantara, seperti dalam siaran live CNN Indonesia TV, Rabu (14/8/2024).

Yudian mengatakan, anggota Paskibraka putri yang melepaskan jilbab itu hanya dilakukan pada saat pengukuhan dan upacara HUT ke-79 RI di IKN. Di luar acara itu, mereka diberi kebebasan. (isk)

Editor : Iskandar
#Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) #BPIP Klarifikasi #PASKIBRAKA 2024 #BPIP #netizen tuntut BPIP dibubarkan #Kepala BPIP Yudian Wahyudi #Yudian Wahyudi #ibu kota nusantara #Jokowi #paskibraka 2024 lepas hijab