Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sering Disebut Fosil Hidup, Mengenal Belangkas Hewan Laut Unik Berdarah Biru

Muchammad Nachirul Ichsan • Senin, 22 Januari 2024 | 22:41 WIB
Belangkas sering disebut Fosil Hidup
Belangkas sering disebut Fosil Hidup

RADARSEMARANG.ID - Belangkas atau yang sering disebut juga sebagai kepiting air tawar, adalah hewan laut yang memiliki daya tarik tersendiri.

Meskipun terkait erat dengan kepiting, belangkas memiliki ciri khas dan perilaku yang unik, menjadikannya salah satu makhluk menarik di dunia air tawar.

Hewan ini adalah makhluk laut yang telah menghuni bumi ini selama jutaan tahun sehingga sering disebut dengan fosil hidup.

Satu hal yang membuat belangkas benar-benar istimewa adalah warna darahnya yang tidak biasa, yaitu biru.

Fenomena ini disebabkan oleh keberadaan zat pewarna berupa senyawa tembaga yang disebut hemosianin dalam darah mereka.

Hemocyanin memiliki kemampuan untuk mengikat oksigen, mirip dengan hemoglobin pada manusia, tetapi memiliki warna biru ketika mengikat oksigen, sedangkan hemoglobin memberikan warna merah.

Belangkas memiliki ciri fisik yang membedakannya dari kepiting air asin. Tubuhnya dilapisi oleh cangkang yang keras, dan seringkali memiliki warna yang mencolok seperti merah, hijau, atau biru.

Cangkang ini melindungi belangkas dari predator dan memberikan dukungan struktural untuk tubuhnya.

Pada kepiting air tawar yang matang, cangkangnya dapat mencapai ukuran yang cukup besar.

Belangkas dapat ditemukan di berbagai habitat air tawar seperti sungai, danau, dan rawa-rawa.

Mereka memiliki penyebaran yang luas, ditemukan di berbagai belahan dunia, dari Asia hingga Amerika Utara.

Beberapa spesies bahkan telah beradaptasi untuk hidup di lingkungan yang mengalami fluktuasi suhu dan salinitas yang tinggi.

Sebagian besar belangkas adalah pemakan segala, termasuk serangga, ikan kecil, dan detritus.

Mereka menggunakan sepasang capit untuk menangkap mangsanya dan membawanya ke mulut mereka.

Perilaku reproduksi belangkas juga menarik, dengan beberapa spesies menunjukkan perhatian khusus pada proses ini.

Betina seringkali meletakkan telurnya pada permukaan benda yang keras seperti batu atau kayu.

Belangkas memiliki peran ekologis yang penting dalam ekosistem air tawar.

Sebagai pemangsa serangga dan organisme kecil lainnya, mereka membantu menjaga keseimbangan populasi dalam suatu habitat.

Selain itu, belangkas juga menjadi sumber makanan bagi predator lain seperti ikan, burung air, dan mamalia air.

Meskipun keberadaan belangkas dan darah biru mereka telah menarik perhatian banyak orang, populasi belangkas menghadapi ancaman.

Terutama karena perubahan iklim, kerusakan habitat, dan aktivitas manusia yang tidak berkelanjutan.

Penting bagi kita untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan melibatkan diri dalam upaya konservasi untuk melindungi makhluk ini.

Editor : Baskoro Septiadi
#hewan laut #belangkas #fosil #darah biru