Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dikabarkan Akan Didemo Ratusan Orang, Rian Mahendra Tunggu Pendemo di Depan Kantornya Tetapi yang Terjadi Malah Hal Ini

Muchammad Nachirul Ichsan • Rabu, 20 Desember 2023 | 03:55 WIB
Rian Mahendra dan Pengacaranya
Rian Mahendra dan Pengacaranya

RADARSEMARANG.ID - Bos PT. Mahendra Transport Indonesia (MTI), Rian Mahendra menerima surat pemberitahuan akan adanya demo di depan kantornya.

Surat tersebut ia posting di laman Instagram miliknya @rianmahendra83, dalam surat tersebut ada massa yang menamakan dirinya BARAK NUSANTARA.

Rencananya unjuk rasa tersebut akan dilakukan pada Kamis (14/12) dengan estimasi jumlah massa hingga seratusan pemuda dan mahasiswa.

Menanggapi demo yang akan dilakukan didepan garasi busnya, Rian Mahendra justru menunggu momen tersebut dengan melakukan live di Instagramnya.

Pada hari H aksi unjuk rasa, mantan direktur operasional PO Haryanto tersebut sengaja menunggu massa sembari live bersama para followersnya.

Sesuai yang tertera pada surat, acara demonstrasi akan dimulai pada pukul 10.00 WIB di depan kantor MTI.

Pria yang biasa disapa Mas Rian tersebut mengatakan akan menyalami satu per satu dari ratusan pendemo dan memberikan semangat agar demo berjalan lancar.

"Sumpah kalau pada dateng, gua salamin satu-satu mas dari ratusan orang. Semangat ya jangan anarkis, jangan ganggu lingkungan sekitar" kata Rian dari live instagram.

Namun sampai melebihi waktu yang tertera, ratusan massa yang akan mendemo Rian tak kunjung datang di lokasi.

Merasa kecewa, Rian malah menyuruh untuk menanyakan kepastian aksi demo tersebut dengan menghubungi nomor koordinator aksi.

"Tanyain mas, lu udah ditungguin mas rian. Katanya mau demo kok gak jadi" tanya Rian pada live IG.

Selain di garasi MTI, salah satu follower juga mengabarkan lewat komentar live bahwa di Polda Metro Jaya juga tidak terlihat massa aksi demo.

"gak ada mas di polda sepi, oh siap lapan enam!" katanya membacakan komen live.

Perlu diketahui sebelumnya, Rian Mahendra dan perusahaannya dilaporkan oleh PT Semesta Bolo Transindo atau PO Sembodo dengan kasus penipuan dan penggelapan.

Dalam keterangan persnya, manajemen Sembodo merasa ditipu hingga Rp2,2 miliar dalam perjanjian kerja sama yang telah dibuat dengan MTI.

Didampingi pengacaranya, pihak Sembodo juga melaporkan Rian Mahendra dan manajemen MTI ke Polda Metro Jaya dengan beberapa poin tuntutan.

Beberapa hari setelah laporan ke polisi, Rian Mahendra menerima surat akan adanya demo kepada dirinya dan ia posting di sosial media.

Tujuan dan inti dari surat tersebut adalah mendesak Kapolda Metro Jaya memanggil Rian Mahendra dan Dirut MTI dalam kasus penggelapan dan penipuan.

"Mendesak Kapolda Metro Jaya agar segera panggil dan periksa Rian Mahendra dan Devi Marissa Suryani selaku pemilik dan Direktur PT MTI," bunyi tuntutan poin pertama.

Tak berhenti di situ, kelompok aksi demo Rian Mahendra itu juga menuntut agar izin PO MTI dicabut.

Sebab, berkaca dari pelaporan PO Sembodo di Polda Metro Jaya, Rian Mahendra diduga lakukan penggelapan dan penipuan.

"Cabut izin operasional PT Mahanedra Transport Indonesia yang diduga telah melakukan praktik penggelapan dan penipuan," bunyi tuntutan poin dua itu.

Pada tuntutan ketiga, Rian Mahendra juga didesak untuk mengganti kerugian yang dialami PO Sembodo.

Kemudian di poin terakhir, tuntutan tersebut menyebut berharap penyidik segara menetapkan Rian Mahendra tersangka.

Pasca dilaporkan ke polisi dan adanya ancaman demo, beberapa hari kemudian Rian Mahendra dan para pengacaranya melakukan konferensi pers dan klarifikasi atas kasusnya dengan manajemen Sembodo.

Rian dan pengacaranya juga sudah mengumpulkan bukti dan akan melaporkan balik pihak yang menggugat dirinya.

Namun sampai saat ini belum ada kabar lanjutan tentang kasus ini, terutama pemanggilan Polda Metro Jaya untuk kedua pihak yang berseteru.

Editor : Agus AP
#rian mahendra #Sembodo #Mahendra Transport Indonesia #mti #Aksi Demo