RADARSEMARANG,ID - Mendekati masa pemilihan pasti ramai para calon legislatif yang mengajukan diri turun ke masyarakat entah itu untuk berbagi atau memungut suara.
Sayangnya, para tim sukses caleg-caleg ini seringkali seenaknya dalam menempelkan sesuatu yang berhubungan dengan caleg yang diusung.
Selain baliho yang biasanya ditempelkan di pohon atau tiang listrik di pinggir jalan, para timses ini juga kadang menempelkan stiker-stiker dukungan terhadap caleg tersebut di sembarang rumah warga.
Salah satunya terjadi di seorang netizen TikTok bernama @agosgemoy. Ia membuat video sedang mengelupas stiker salah satu caleg yang dipasang di kaca rumahnya.
Pria bernama Agus ini mengatakan "Untuk para timses-timses caleg jangan sembarangan menempelkan stiker di rumah orang tanpa izin".
Agus juga menambahkan dengan berbahasa jawa ia mengatakan tidak sudi memilih caleg yang kurang ajar tersebut meski dibayar uang sejumlah 100.000 Rupiah.
Ia mengatakan bahwa ia merasa rugi karena rumahnya khususnya jendela terlihat tidak enak dipandang karena stiker tersebut.
Agus bahkan rugi memberi bensin untuk membantu menghilangkan kelupasan sisa stiker yang membekas di jendela rumahnya.
Dengan bercanda ia menganalogikan bahwa jika ia mendaftar jadi caleg, bahkan di tingkat DPRD sekalipun harus mempunyai sopan santun dan meminta izin terlebih dahulu jika menempelkan stiker caleg didepan rumah orang lain.
Setelah viralnya video tersebut, selang beberapa hari Agus mendapatkan surat somasi dari salah satu timses caleg.
Ia dituduh menyebarkan hoaks dan narasi yang menyudutkan pihak tersebut.
Agus menyatakan sesuai isi surat somasi tersebut, Agus diminta mengklarifikasi video tersebut dan meminta maaf sembari diupload ke TikTok pribadinya.
Baca Juga: Chef Juna Angkat Suara Imbas Dugaan Ketidakadilan di Masterchef Season 11
" Saya Agus Gemoy, meminta maaf terhadap pihak-pihak yang merasa dirugikan atas perbuatan yang saya lakukan" Melalui akun TikTok pribadinya @agusgemoy.
Setelah meminta maaf ia dengan kembali menanyakan apakah salah jika rakyat kecil mengungkapkan protes dan merasa keberatan pada pihak-pihak yang tanpa izin menempelkan stiker caleg di rumah pribadinya sendiri.
Agus juga menambahkan pihak timses tersebut meminta Agus men-take down videonya yang mengelupas stiker caleg, apabila tidak dihiraukan mereka akan membawa Agus ke jalur hukum.
Di akhir video, Agus me-mention Presiden Jokowi dengan berkata "Saya rakyat kecil, hanya ingin menyuarakan keresahan saya. Saya mohon meminta perlindungan, pak".
Dalam kolom komentar akun TikToknya, Agus mendapat dukungan besar-besaran dari warganet, warganet sepakat untuk membantu Agus keluar dari masalah tersebut.
Salah satunya @naratalk berkomentar "bro kamu bener, gak usah minta maaf kalau emang bener itu bukan kamu yang nempel, gw bantu kamu".
Editor : Agus AP