
RADARSEMARANG.ID, Pasar kripto kembali diguncang. Bitcoin (BTC) terus melanjutkan tren penurunan dan menyentuh level harga terendah dalam kurun waktu hampir 20 bulan terakhir.
Pada perdagangan Selasa (30 Juni 2026) hingga Rabu dini hari, harga Bitcoin sempat menyentuh $58.000 - $58.200 USD.
Jika menggunakan kurs lama Rp15.600 per USD, maka setara dengan Rp900 – 915 juta.
Namun jika menggunakan kurs sekarang yang berada di kisaran Rp17.900 per USD, Bitcoin saat ini berada pada kisaran harga Rp1,04 – 1,05 miliar.
Level ini merupakan yang terendah sejak Oktober-November 2024.
Data Harga Terkini (per 1 Juli 2026):
- Harga Bitcoin: Sekitar $58.500 – $58.800 USD (Rp1,047 miliar – Rp1,053 miliar)
- Penurunan 24 jam: -2% hingga -3%
- Penurunan 7 hari: -6% hingga -7%
- Penurunan 30 hari: sekitar -20%
- Penurunan sejak awal 2026: lebih dari -30%
- Dibandingkan All-Time High: Turun lebih dari 53% dari rekor $126.000 (Oktober 2025)
Sepanjang Juni 2026, Bitcoin sempat diperdagangkan di atas $70.000 di awal bulan, namun langsung ambruk tajam dan gagal bertahan di atas level psikologis $60.000.
Mengapa Harga Semakin Rungkad?
Beberapa faktor utama yang menjadi pemicu:
- Outflow besar dari Bitcoin ETF spot.
- Sentimen makro risk-off dan kekhawatiran suku bunga.
- Penjualan institusional yang masif.
- Crypto Fear & Greed Index berada di level Extreme Fear.
Analis mencatat bahwa level $58.000 menjadi support krusial.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




