Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Bitcoin Hari Ini Turun di Bawah US$65.000, Apa Penyebabnya?

T
Penulis: Tasropi❯

Harga Bitcoin Turun
Harga Bitcoin Turun


Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Harga Bitcoin (BTC) hari ini mengalami penurunan signifikan, jatuh di bawah level US$65.000 setelah pengumuman kebijakan tarif global 15% oleh Presiden Donald Trump.

Penurunan ini mencapai lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir, dengan BTC diperdagangkan sekitar US$64.800 pada perdagangan terbaru.

Advertisement

Ini memperpanjang tren koreksi yang telah berlangsung sejak akhir tahun lalu, di tengah ketidakpastian kebijakan perdagangan Amerika Serikat.

Data terbaru dari CoinMarketCap menunjukkan Bitcoin melemah sekitar 5,3% ke level US$64.773.

Tidak hanya BTC, Ether (ETH) juga ikut terkoreksi hampir 6% ke kisaran US$1.865.

Advertisement

Aset kripto besar lainnya seperti Solana dan Ripple pun bergerak di zona merah, menandakan tekanan jual yang luas di pasar kripto.

Sebelumnya, Bitcoin sempat bertahan di US$67.500 dengan penurunan harian 1,4% dan mingguan 2,1%, namun momentum jual berlanjut hingga menembus support penting di US$65.000.

Secara year-to-date (YTD), Bitcoin telah turun sekitar 26%.

Jika dibandingkan dengan puncak tertingginya pada Oktober tahun lalu di atas US$125.000, harga BTC kini terkoreksi lebih dari 47%.

Angka ini mengindikasikan bahwa pelemahan bukan lagi sekadar koreksi teknikal jangka pendek, melainkan bagian dari tekanan makroekonomi yang lebih luas.

Investor kripto perlu waspada terhadap volatilitas yang meningkat, terutama dengan sentimen global yang negatif.

Dampak terhadap Pasar Kripto Secara Keseluruhan

Penurunan Bitcoin hari ini tidak berdiri sendiri. Pasar kripto secara keseluruhan mengalami kapitalisasi pasar yang menyusut, dengan total market cap turun di bawah US$2 triliun.

Faktor eksternal seperti kenaikan tarif perdagangan AS memicu investor untuk mengurangi eksposur pada aset berisiko, termasuk kripto.

Menariknya, sementara saham Asia sempat menguat di awal perdagangan, Bitcoin justru melemah, sedangkan emas naik lebih dari 2%.

Ini menunjukkan pergeseran dana ke aset defensif, dan mempertanyakan posisi Bitcoin sebagai "digital gold" di saat gejolak ekonomi.

Bagi Anda yang mencari update harga Bitcoin hari ini, pantau terus level support di US$64.000.

Jika tertembus, potensi penurunan lebih lanjut ke US$60.000 bisa terjadi. Namun, jika ada rebound, resistance di US$67.000 menjadi kunci. (tas)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bitcoin Konsolidasi di $86 Ribu, Pasar Menanti Pertemuan Trump-Xi Jinping

Bitcoin Konsolidasi di $86 Ribu, Pasar Menanti Pertemuan Trump-Xi Jinping

Dalam 24 jam terakhir, BTC naik 0,95% ke level US$ 86.481 atau sekitar Rp 1,54 miliar. Dominasi pasar Bitcoin berada di 59,55%, dengan total kapitalisasi pasar kripto naik ke US$ 1,73 triliun.

Rungkad! Harga Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak Akhir 2024

Rungkad! Harga Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak Akhir 2024

Sepanjang Juni 2026, Bitcoin sempat diperdagangkan di atas $70.000 di awal bulan, namun langsung ambruk tajam dan gagal bertahan di atas level psikologis $60.000.

Ambruk! Bitcoin dan Pasar Kripto Tak Tahan Hantaman Isu Geopolitik

Ambruk! Bitcoin dan Pasar Kripto Tak Tahan Hantaman Isu Geopolitik

Beberapa studi menunjukkan bahwa dalam kondisi bearish atau ketidakpastian tinggi, Bitcoin dan altcoin cenderung bereaksi negatif terhadap eskalasi risiko geopolitik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer