Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ambruk! Bitcoin dan Pasar Kripto Tak Tahan Hantaman Isu Geopolitik

T
Penulis: Tasropi❯
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan tradisional di Asia Tenggara menunjukkan minat serius terhadap aset kripto dan teknologi blockchain.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan tradisional di Asia Tenggara menunjukkan minat serius terhadap aset kripto dan teknologi blockchain.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Pasar kripto kembali mengalami tekanan berat. Bitcoin (BTC) dan mayoritas aset kripto utama mencatat penurunan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, terpicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik global, khususnya di Timur Tengah.

Menurut data terkini, Bitcoin sempat turun ke kisaran $61.750 pada pertengahan Juli 2026 sebelum berusaha rebound mendekati $63.000–$65.000.

Advertisement

Penurunan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya risiko geopolitik yang memicu risk-off sentiment di pasar keuangan global. 

Penyebab Utama: Geopolitik Membebani Risk Asset

Advertisement

Ketegangan antara AS dan Iran, termasuk isu Selat Hormuz yang mengganggu pasokan minyak global, menjadi pemicu utama.

Lonjakan harga minyak dan kekhawatiran inflasi kembali mendorong investor keluar dari aset berisiko tinggi seperti kripto dan saham teknologi.

Analis mencatat bahwa konflik di kawasan tersebut telah memicu penjualan massal.

"Rising tensions between the U.S. and Iran have pushed oil prices higher, reignited inflation concerns and reduced expectations for near-term rate cuts, prompting investors to trim exposure to risk assets," jelas seorang analis pasar yang dikutip Forbes. 

Penelitian akademis juga mendukung pola ini. Beberapa studi menunjukkan bahwa dalam kondisi bearish atau ketidakpastian tinggi, Bitcoin dan altcoin cenderung bereaksi negatif terhadap eskalasi risiko geopolitik (Geopolitical Risk/GPR), meski pada kondisi tertentu BTC bisa menunjukkan sifat hedge parsial. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Loyo! Gejolak Pasar Kripto Belum Menunjukkan Performa Terbaiknya, Meski Bitcoin Sempat Tembus 65 Ribu Dollar

Loyo! Gejolak Pasar Kripto Belum Menunjukkan Performa Terbaiknya, Meski Bitcoin Sempat Tembus 65 Ribu Dollar

Harga ini masih jauh di bawah puncak sepanjang masa yang pernah dicapai pada 2025, di mana BTC sempat menyentuh lebih dari USD 120.000 sebelum mengalami koreksi tajam. 

Merah! Pasar Kripto Kompak Turun pada Level Terendah

Merah! Pasar Kripto Kompak Turun pada Level Terendah

Cryptocurrency raja ini sempat menyentuh level di bawah US$59.000, level terendah sejak akhir 2024. Ethereum (ETH) juga ikut melemah ke kisaran US$1.560 – US$1.570, turun sekitar 0,5–1%. 

Performa Ethereum Menggila, Salip Bitcoin di Tengah Pemulihan Pasar

Performa Ethereum Menggila, Salip Bitcoin di Tengah Pemulihan Pasar

Sementara Bitcoin saat ini berada di kisaran US$ 64.000 dan masih bertahan di atas level support penting. Namun, persentase kenaikannya kalah dibanding Ethereum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer