RADARSEMARANG.ID, WONOSOBO - Pada 24 Juli 2025, Kabupaten Wonosobo memasuki usia ke-200 tahun.
Di usia 2 abad tersebut, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat kembali menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan sinergi dengan semua entitas dan lintas sektor dalam membangun Kabupaten Wonosobo yang lebih sejahtera, adil, dan makmur.
Hal ini, selaras dengan tema hari jadi ke-200 yang ditetapkan. Yaitu : Dwi Abad Wonosobo, Kukuh ing Tembayatan, Unggul ing Samukawis, Tumuju Wonosobo Raharja, Adil lan Makmur, atau dalam bahasa Indonesia : Dua Abad Wonosobo, Menguatkan Sinergi, Menambah Prestasi, Menuju Wonosobo Sejahtera, Adil dan Makmur.
Upaya untuk mewujudkan harapan tersebut dibutuhkan konsep dan strategi dalam pelaksanaannya.
Antara lain dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif dan berdaya saing, kemudian revitalisasi infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, dan mempererat persatuan dalam keberagaman guna menciptakan harmoni sosial.
Selain itu, menyiapkan peluang bagi generasi penerus untuk membangun masa depan yang lebih baik, didukung dengan memaksimalkan pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal, dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan, bersinergi dan berkontribusi aktif untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Wonosobo. Keberhasilan pembangunan Wonosobo bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat," tegas Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.
Capaian Prestasi
Tiap tahun prestasi Kabupaten Wonosobo terus bertambah. Kemajuan yang ditorehkan cukup signifikan, baik dari sisi birokrasi, pendidikan, infrastruktur, hingga budaya dan inovasi publik.
Di awal tahun ini, Kabupaten Wonosobo telah menorehkan beberapa capaian prestasi yang sangat memuaskan, baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional.
Capaian tersebut antara lain, pada April 2025 Pemkab Wonosobo kembali meraih penghargaan di Top BUMD Award 2025.
Yaitu Top Pembina BUMD 2025 yang diberikan kepada Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat atas keberhasilan membina Perumda Tirta Aji dan PT BPR Daerah Wonosobo.
Selain itu, PT BPR Bank Wonosobo juga menyabet 2 penghargaan sebagai Top BUMD Award 2025 bintang 4 dan Top CEO BUMD 2025 kepada Direktur Operasional, Galih Pambajeng.
Sedangkan Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo mendapatkan penghargaan sebagai Top BUMD Awards Bintang 5 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Sehingga meraih Top Golden Trophy dan Top CEO BUMD 2025 kepada Direktur Utama, Muhammad Sjahid.
Di sektor tata kelola pemerintahan atau birokrasi, Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendapatkan status Kinerja Tinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD), dengan skor 3.6562.
Hal ini, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-1109 tanggal 18 April 2023, dengan tema "Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul", Wonosobo menempati peringkat 9 secara nasional.
Capaian lainnya, Wonosobo sebagai pionir desa berbasis data yang inovatif, melalui Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKu) “Langgeng Kencana” Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, yang meraih Juara I Nasional Kategori Digital Regional I dalam ajang Apresiasi Rumah DataKu yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN. Meski termasuk desa kecil, Maduretno mampu mengalahkan ribuan desa se-Indonesia.
Menurut Bupati Afif, prestasi yang diraih Desa Maduretno tersebut membanggakan sekaligus menunjukkan dedikasi dan kerja keras tim, dalam mengelola data kependudukan dan memanfaatkannya untuk kemajuan desa.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen, kerja keras, dan kolaborasi antara pemerintah desa, kader, dan masyarakat dalam mengelola data kependudukan telah membuahkan hasil luar biasa. Keberhasilan Rumah DataKu Langgeng Kencana adalah cerminan bahwa desa mampu menjadi garda terdepan, dalam perencanaan pembangunan yang partisiparif berbasis data,” ujar Afif.
Tidak kalah membanggakan, prestasi dari lereng Gunung Sindoro. Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek menyabet Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat Jawa Tengah, dan Juara 2 Nasional Tahun 2025.
Pengumuman dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada Rabu, 2 Juli 2025 ini sontak menjadi catatan emas yang tak hanya membanggakan Wonosobo, tapi juga menginspirasi seluruh pelosok negeri.
Sebuah capaian yang luar biasa, membuat nama Desa Candimulyo berkibar di panggung nasional. Capaian ini, bukan sekadar kerja keras dan sinergi berbagai pihak tapi terletak pada 25 program inovasi fantastis yang digulirkan.
Di pertengahan tahun ini, Kabupaten Wonosobo bersiap maju tingkat nasional mewakili Propinsi Jawa Tengah di beberapa bidang.
Yakni Desa Banyukembar Kecamatan Watumalang yang masuk 10 besar nasional sebagai Desa Digital, bersiap masuk 6 besar nasional.
Termasuk Dinas Kesehatan, Kabupaten Wonosobo yang juga menyiapkan diri mendapatkan kategori sebagai Kabupaten Kota Sehat 2025.
Sementara itu, di akhir tahun lalu, Ombudsman Republik Indonesia juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Wonosobo dengan memberikan predikat kepatuhan nilai kualitas tertinggi, yaitu 98,33, kepada Disdukcapil Wonosobo.
Penghargaan ini menandakan bahwa Disdukcapil telah memenuhi standar pelayanan publik yang tinggi, termasuk transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Capaian kinerja lainnya, di bidang pendidikan, nilai indeks SPM turun dari 84,78 (2024) ke 84,29 (2025), dengan kategori “Tuntas Madya.” Selain itu angka putus sekolah (APS) 5–6 tahun, juga turun ke 89,85.
Adapun literasi SD dan SMP termasuk kategori baik, numerasi terutama SMP meningkat. Iklim sekolah (keamanan, inklusivitas) secara umum juga stabil di kategori Baik IPM Wonosobo naik ke 70,63 pada tahun 2024, dari 70,18 di tahun sebelumnya.
Adanya peningkatan sebesar 0,45 poin, mencerminkan kemajuan di sektor kesehatan, pendidikan, dan pengeluaran per kapita.
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, menyampaikan, perjalanan ke depan kemungkinan akan banyak tantangan dan hambatan, namun dengan kebersamaan dan kerja sama yang solid, ia optimistis Wonosobo bisa menjadi daerah yang semakin maju.
"Melalui kerja sama dan komitmen bersama, saya yakin Wonosobo akan menjadi kabupaten yang lebih sejahtera, adil, dan makmur bagi seluruh warganya," ungkapnya. (adv)
Editor : Tasropi