Dukuh Pandansari selama ini menjadi sentra penghasil garam krosok dan pengolah garam rebus, yang banyak dipakai untuk bahan pembantu pembuatan telur asin, hyang menghasilkan cita rasa khas telur asin Brebes.
Tim yang diketuai Dr. Ir. Retno Hartati, MSc. dengan anggota Dr. Ir. Widianingsih, MSc. dari Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Ir. RTD Wisnubroto, MT dan Ir. Edy Supriyo, MT dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro memberi pelatihan diversifikasi pengembangan produk garam rebus rakyat khususnya yang diproduksi Koperasi Mekarsari Sejahtera menjadi garam kosmetik.
“Diversifikasi pengembangan produk garam yang kami berikan kepada anggota Koperasi Mekarsari ini yakni kami melatih cara mengolah garam rebus tidak hanya untuk bahan pembuatan telur asin saja, namun juga menjadi bahan olahan lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi yakni menjadi garam kosmetik,” ungkap Ketua Tim PKUM, Dr. Ir. Retno Hartati, MSc., disela-sela pemberian pelatihan, Kamis (4/8/2022).
Retno menambahkan di tahun 2022 ini, pelaksanaan Program PKUM melibatkan 10 mahasiswa dari berbagai fakultas, yaitu Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Teknik, Ilmu Budaya, Ekonomi dan Bisnis, serta Sekolah Vokasi dalam bentuk KKN Tematik.
“Salah satu kegiatannya adalah Pelatihan Digital Marketing dan Inovasi Pengolahan Garam Rebus Menjadi Produk Kosmetik, yang di ikuti sekitar 22 anggota Koperasi Mekarsari Sejahtera,” tutur Retno.
Pelatihan yang diberikan Tim PKUM dan KKN Tematik UNDIP inipun disambut antusias anggota Koperasi Mekarsari Sejahtera, yang di dominasi ibu-ibu. Mereka juga aktif saat diminta mempraktekan membuat akun di Shopee, sebagai salah satu platform digital marketing yang baik untuk melakukan pemasaran produk garam dengan bimbingan mahasiswa KKN Tematik, Armellia Adiva Isabella dan Elizabeth Indri.
Demikian pula pada saat diberikan materi pembuatan garam kosmetik berupa foot salt, bath salt, masker, toner dan sabun berbahan dasar garam rebus, para ibu antusias bertanya dan berdiskusi tentang produk yang dihasilkan dan melakukan praktek membuat garam kosmetik bersama mahasiswa KKN Tematik, Meitri Bella Puspa dan Almira Tara sebagai pemberi materi.
“Wahhh seneng yak di ajari cara jualan onlin, sama buat bahan kosmetik dari garam yang selama ini kita tahunya buat garam krosok sama bahan bikin telur asin,” kata Ibu Dayuni, Ketua Koperasi Mekarsari Sejahtera dengan logat Brebesnya yang kental.
Dia berharap, diversifikasi garam yang diberikan Tim PKUM dan Tim KKN UNDIP dapat meningkatkan pemasaran garam rebus Koperasi Mekarsari Sejahtera.“Yahh moga-moga, garam kita makin laris, apalagi tadi di ajari cara ngolahnya jadi bahan kosmetik sama di ajari cara masarkan, maturnuwun kagem Undip udah banyak ngajari kita,” tutur Dayuni sumringah. (sls/web/bas)
Editor : Sulistiono