Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cerita Horor Perantau Asal Brebes Ini Melihat Penampakan Menyeramkan saat Melintas di Jalan Raya Tugu Semarang

Sulistiono • Sabtu, 27 September 2025 | 12:53 WIB

 

Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Cerita horor dialami oleh Asep Manggala (41), warga asal Brebes, yang kebetulan tengah merantau di kota Semarang.

Tepatnya bekerja sebagai sopir disalah satu perusahaan swasta di wilayah Semarang Timur. 

Pengalaman horornya ini dialami bukan saat sedang menjalankan tugasnya sebagai seorang sopir, tapi justru ketika dia hendak bermain ke tempat kos temannya di daerah seputaran Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Tugu. 

 Baca Juga: Pulang Kerja Tengah Malam, Pemotor Ini Dikagetkan dengan Penampakan Ular Raksasa di Turunan Sigar Bencah Semarang

Untuk menuju tempat kos temannya dia mesti menyusuri jalur pantura Semarang-Kendal mulai dari Krapyak sampai dengan Tugu. 

Ruas pantura Semarang-Kendal selama ini dikenal sebagai jalur tengkorak di kota Semarang. 

Salah satu titik yang rawan dan konon dianggap wingit khususnya oleh warga setempat adalah jalan tikungan Tugu. 

Kontur jalan yang menikung turun yang dari arah Kendal seringkali menyebabkan kendaraan, baik roda dua, mobil ataupun truk hilang kendali hingga akhirnya mengalami kecelakaan lalu lintas. 

 Baca Juga: Sedang Duduk Santai di Ruang Tamu, Penghuni Kos di Tembalang Semarang Dikagetkan dengan Penampakan Horor Ini

Selain kontur jalan yang menikung, tikungan jalan raya Tugu semakin diliputi misteri karena keberadaan sebuah makam kuno yang berada persis ditengah jalan. 

Tidak ada yang tahu persis bahkan warga setempat juga tidak mengetahui siapa yang dimakamkan disitu. 

Bahkan saat jalan Raya Walisongo ini dilebarkan dan makam kuno ini hendak dpindah ke pemakaman yang ada disekitar situ, petugas proyek tak 'mampu' memindahkan.

Hingga akhirnya makam kuno yang bentuknya menyembul seperti nisan itu dibiarkan sampai sekarang. Bentuknya mirip batu nisan berwarna hitam.

Pengguna jalan yang baru pertama kali melintas, pasti tidak akan ngeh kalau ada makam kuno ditengah jalan tersebut. 

Kembali ke cerita horor yang dialami Asep, peristiwa mistis yang dialami itu terjadi saat melintas di jalan raya Walisongo,Tugu. 

 Baca Juga: Cerita Horor Pasutri Ini Diganggu Sosok Perempuan saat Nginap di Hotel Semarang, Bikin Merinding!

"Ya kan kalau mau kesana ke kawasan industri wijaya kusuma harus lewat jalan raya Tugu itu, kebetulan teman dari kampung sedang ada proyek disitu dan kos dekat kawasan," tutur Asep mengawali obrolan dengan RadarSemarang.ID.

Dia sendiri berangkat ke rumah temannya itu ketika hari sudah hampir larut malam, sekitar pukul 11 malam. 

"Karena teerlanjur sudah janji dan kebetulan ada yang mau di obrolin penting, pulang kerja jam 11 malam saya langsung meluncur ke tempat kos teman itu," tuturnya. 

Saat keluar dari rumah kontrakannya di daerah Sambiroto, cuaca masih lumayan cerah. Dia segera memacu sepeda motor buntutnya, Yamaha Mio keluaran pertama. 

"Dari kontrakan saya agak ngebut biar teman gak kelamaan nunggu, biar langsung balik lagi ke kontrakan gak larut malam banget".jelasnya. 

Perjalanan dari Sambiroto sampai di pertigaan Jerakah yang merupakan jalan pertigaan penghubung dari Ngaliyan-Kota-Kendal dilaluinya dengan lancar, kondisi jalan tidak terlalu ramai. 

"Sampai pertigaan Jerakah aman, lancar, kendaraan yang lewat kebanyakan truk-truk besar dari arah Jakarta," tandasnya. 

Nah pengalaman horornya terjadi saat dirinya melaju hendak melintas di tikungan Tugu yang disebelah kanan ada makam dan diseberangnya ada kantor Puskesmas Tugu. 

 Baca Juga: Pemancing di Semarang Putuskan 'Gantung Joran' Setelah Mengalami Peristiwa Mengerikan saat Mancing di Tambak, Begini Cerita Horornya

Sesaat sebelum melintasi tikungan Tugu itu, imbuh Asep, cuaca yang semula terang tiba-tiba berubah turun hujan gerimis. Dia tetap melajukan kendaraannya, tak menghiraukan gerimis yang mulai turun. 

Kemudian 10 Meter menjelang tikungan Tugu tiba-tiba dia dikejutkan dengan sesosok perempuan memakai pakaian serba putih, rambut tergerai panjang, berjalan seperti melayang dari tengah jalan ke arah sebuah pohon besar yang ada didepan kantor instansi disitu. 

"Saya gak tahu dari mana arahnya,tiba--tiba aja tuh ada perempuan, pakai baju putih, rambutnya panjang,cuma wajahnya kurang kelihatan jelas karena saya lihat dari samping, tapi sepintas wajahnya kelihatan seram putih pucat," jelas pria berkulit hitam legam ini. 

Asep melihat sosok perempuan itu berjalan dengan cepat, namun dia tidak bisa memastikan apakah kakinya menapak jalan atau melayang.

 Baca Juga: Bikin Merinding, Eks Pegawai Tempat Wisata di Semarang Selalu Melihat Sosok Ini Setiap Malam Jumat

"Saya gak sempat perhatikan kakinya,cuma jalannya itu agak melayang  tidak terlalu cepat juga tidak lambat, berjalan menuju pohon yang ada didepan sebuah kantor disitu," tambahnya. 

Asep mengaku terkejut melihat pemandangan yang dilihatnya itu, dia juga mengaku melihat ke mana arah sosok perempuan itu.

"Dia itu berhenti persis dibawah pohon besar, terus sempat memandang ke arah aku, waktu lihat wajahnya. Bentuk mukanya memang perempuan, tapi gak terlalu jelas, lebih tepatnya mukanya rata,  hanya kelihatan hidung,mata agak cekung kkehitamanvmulut kecil, warna mukanya putih pucat," terangnya. 

Sesaat setelah memandang ke arah dirinya, tambah pria yang akrab dipanggil Demeng ini, sosok hantu perempuan yang orang bilang adalah kuntilanak itu menghilang dengan masuk kedalam pohon besar tersebut.

 Baca Juga: Cerita Horor, Pria Ini Sempat Pingsan Saat Bertemu Sosok Mengerikan di Terowongan Bendan Semarang

"Percaya gak percaya, ternyata itu hantu masuk kedalam pohon kayak tembus,seperti di film-film itu"katanya. 

Pemandangan horornya selama beberapa detik dilaluinya sembari masih melaju diatas kendaraan. 

"Saya lihat itu sambil motor masih jalan dan saya koq jalannya bukannya aku ngebut tapi pelan sambil terus ngelihat hantu perempuan itu dan suasana jalan saat itu sepi tak ada kendaraan yang lewat," jelasnya. 

Baru setelah melihat penampakan itu, dia mempercapat laju kendaraannya agar sampai di tempat kos temannya. 

"Sampai di kos teman itu jam 23.30 saya minta minum air putih, karena masih deg-degan hehe," tutur Asep.

Karena khawatir akan bertemu lagi dengan hantu perempuan itu, dia memutuskan malam menginap di kontrakan temannya. 

"Ya terpaksa malam itu,saya numpang nginap semalam,pulang esok paginya, daripada dilihatin lagi hehe," katanya terkekeh. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#Pantura Semarang-Kendal #Cerita Horor #hantu perempuan #pantura #jalan semarang #mistis #Kuntilanak