Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Soegiharto Sosrodjojo Pendiri Teh Sosro dan Bos McD Meninggal Dunia, Simak Profil dan Gurita Bisnisnya

Falakhudin • Selasa, 28 Januari 2025 | 14:35 WIB
Soegiharto Sosrodjojo Pendiri Teh Sosro dan Bos McD Meninggal Dunia, Simak Profil dan Gurita Bisnisnya
Soegiharto Sosrodjojo Pendiri Teh Sosro dan Bos McD Meninggal Dunia, Simak Profil dan Gurita Bisnisnya

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Pria kelahiran Slawi pada 23 November 1929 tersebut tutup usia pada usia ke-95 tahun. 

Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit Ruang 110-112, Jakarta Utara.

Soegiharto Sosrodjojo merupakan Founder Rekso Group yang saat ini menaungi sejumlah perusahaan.

 

Namun yang paling terkenal, yaitu produsen Teh Botol Sosro yang dikelola oleh PT Sinar Sosro.

Mengacu sejarah perusahaan, Sinar Sosro resmi didaftarkan pada 17 Juli 1974 oleh Soegiharto Sosrodjojo (generasi kedua keluarga Sosro) di Jalan Raya Sultan Agung KM. 28 kelurahan Medan Satria Bekasi.

Perusahaan ini didirikan oleh Sosrodjojo, dengan tiga penerus yakni mendiang Soegiharto, Soetjipto dan Surjanto.

Sebetulnya, perusahaan ini bermula pada 1940.

 

Saat itu keluarga Sosrodjojo memulai usaha di kota Slawi, Jawa Tengah dengan memproduksi dan memasarkan teh seduh dengan merk Teh Cap Botol.

Pada 1960, Soegiharto Sosrodjojo dan saudara-saudaranya hijrah ke Jakarta untuk mengembangkan usaha keluarga Sosrodjojo.

Pada 1969, muncul gagasan untuk menjual teh siap minum atau ready to drink tea dalam kemasan botol dengan nama Tehbotol Sosro.

Nama tersebut diambil dari nama teh seduh "Teh Cap Botol" dan nama keluarga pendiri yakni "Sosrodjojo".

 

Selain di dalam negeri, Sosro juga merambah pasar internasional di Asia, Amerika, Eropa, Afrika, Australia dan Kepulauan Pasifik.

Pabrik Pusat Sosro di Jakarta
Pabrik Pusat Sosro di Jakarta

 

Saat ini, Sinar Sosro memiliki 11 pabrik, lebih dari 160 kantor penjualan dan gudang dan sekitar 8.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Design yang digunakan mengalami tiga kali perubahan yakni, tahun 1969 versi pertama, tahun 1972 versi kedua, dan 1974 versi ketiga.

 

Sampai saat ini, PT Sinar Sosro sudah mempunyai 12 pabrik yang tersebar diseluruh Indonesia yakni, di Medan, Palembang, Jakarta, Tambun, Cibitung, Ungaran, Gresik, Mojokerto, dan Gianyar.

 

Selain itu, PT Sinar Sosro juga memiliki pabrik yang khusus memproduksi air mineral Prim A yaitu di Sentul, Purbalingga dan Pandaan.

Dalam pengembangan bisnisnya, Soegiharto dengan PT Sinar Sosro telah mendistribusikan produknya keseluruh wilayah, melalui kantor cabang Penjualan yang tersebar di seluruh Nusantara.

Selain di dalam negeri, PT Sinar Sosro juga merambah pasar internasional dengan mengekspor produk-produk one way packaging/non botol beling ke beberapa Negara di Asia, Amerika, Eropa, Afrika, Australia dan Kepulauan Pasifik.

Pada 10 Maret 2010, yang juga sang pewaris dari generasi kedua, Soetjipto Sosrodjojo, meninggal dunia pada usia 77 tahun.

 

Beberapa literatur menyebutkan Soegiharto di Grup Rekso, dibantu lima anaknya yang semuanya lulusan sekolah di luar negeri.

Mereka adalah Peter Soekianto Sosrodjojo, Joseph Soewito Sosrodjojo, Richard S. Sosrodjojo, Kurniati Sosrodjojo dan Sukowati Sosrodjojo.

Lini bisnis konsumen Rekso dipegang putra tertua, Peter dengan andalannya yakni Sinar Sosro.

Sementara bisnis minuman rasa, air mineral, dan jus, dijalankan oleh Joseph, sementara RNF dipegang Sukowati.

Adapun Gunung Slamat didirikan oleh keluarga Sosrodjojo pada 1953 setelah mereka menghasilkan teh aromatik pada tahun 1940.

Selama periode itu, teh aromatik secara tradisional dikemas dan dikenal sebagai Teh Cap Botol.

 

Selain teh aromatik, PT Gunung Slamat mulai memproduksi juga teh hitam dan teh hijau dalam kantong teh dan paket teh longgar.

Beberapa merek lainnya yakni Teh Cap Botol, Teh Celup Sosro, dan Teh Cap Poci.

Tak hanya Tehbotol Sosro, Soegiharto juga menjalankan bisnis McDonald's atau McD Indonesia yang dikelola oleh PT Rekso Nasional Food (RNF) yang merupakan anak usaha dari PT Anggada Putra Rekso Mulia atau Rekso Group pada tahun 2009.

Di tahun yang sama, Soegiharto yang merupakan pewaris generasi kedua dari perusahaan Teh botol Sosro sempat masuk dalam jajaran orang terkaya ke 10 di Indonesia pada tahun 2009 menurut Forbes.

Saat itu dia tercatat memiliki kekayaan bersih US$ 1,2 miliar atau setara Rp 17,13 triliun.

 

Soegiharto sendiri telah melewati perjalanan panjang meniti kesuksesannya sebagai pengusaha.

Sebut saja Teh botol Sosro yang kiprahnya dimulai sejak 17 Juli 1974 di Jalan Raya Sultan Agung KM, 28 kelurahan Medan Satria Bekasi.

Kini, Soegiharto Sosrodjojo telah berpulang.

 

Ia meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

Kabar tersebut mulanya disampaikan Majelis Agama Buddha Theraveda Indonesia (Magabudhi) melalui unggahan Instagram @magabudhi.

"Samvegacitta atas meninggalnya Bpk. Soegiharto Sosrodjojo (founder Rekso Grup) dalam usia 96 tahun di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading," tulis unggahan tersebut. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#McD Indonesia #PT Sinar Sosro #RS Mitra Keluarga Kelapa Gading #teh cap poci #teh botol sosro #orang terkaya ke 10 di Indonesia pada tahun 2009 #Rekso Group #teh siap minum atau ready to drink tea #rumah duka Grand Heaven Pluit #Majelis Agama Buddha Theraveda Indonesia #Soegiharto Sosrodjojo merupakan Founder Rekso Group #Teh Cap Botol #air mineral Prim A #Sinar Sosro