Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Belajar Ekonomi Islam melalui Field Trip

Tasropi • Senin, 18 September 2023 | 20:15 WIB
Siti Inayah, S.Ag
Siti Inayah, S.Ag

RADARSEMARANG.ID, Materi Ekonomi Islam merupakan materi yang sangat menarik untuk dipelajari peserta didik.

Namun dalam memperoleh informasi tentang Ekonomi Islam tidak jarang peserta didik belajar di luar kelas atau di luar proses pembelajaran.

Rasa ingin tahu yang sangat besar memacu peserta didik untuk selalu bertanya hal-hal di luar materi.

Sehingga ketika guru menyampaikan materi dengan menggunakan metode ceramah, antusiasme peserta didik semakin meningkat.

Akan tetapi tidak signifikan dengan hasil ulangan yang diperoleh pada ulangan harian.

Penerapan metode field trip dalam pembelajaran diharapkan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dan rasa ingin tahu peserta didik pada materi Ekonomi Islam.

Metode field trip adalah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau objek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu, bengkel mobil, toko serba ada, peternakan, perkebunan, lapangan bermain dan sebagainya (Roestiyah, 2001:85).

Winarno (1980: 115-116) mengatakan bahwa metode karyawisata atau field trip adalah metode belajar dan mengajar di mana siswa dengan bimbingan guru diajak untuk mengunjungi tempat tertentu dengan maksud untuk belajar.

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa metode field trip merupakan metode penyampaian materi pelajaran dengan cara membawa langsung siswa ke objek di luar kelas.

Atau di lingkungan yang berdekatan dengan sekolah agar siswa dapat mengamati atau mengalami secara langsung.

 

Menurut Syaiful Sagala (2006: 215) bahwa kelebihan metode field trip adalah :

(a) Anak didik dapat mengamati kanyataan-kenyataan yang beraneka ragam dari dekat.

(b) Anak didik dapat menghayati pengalaman-pengalaman baru dengan mencoba turut serta di dalam suatu kegiatan.

(c) Anak didik dapat menjawab masalah-masalah atau pernyataan-pernyataan dengan melihat, mendengar, mencoba, dan membuktikan secara langsung.

(d) Anak didik dapat memperoleh informasi dengan jalan mengadakan wawancara atau mendengar ceramah yang diberikan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

(e) Anak didik dapat mempelajari sesuatu secara intensif dan komprehensif.

Langkah-langkah penerapan metode field trip adalah sebagai berikut:

Peserta dibagi atas beberapa kelompok sesuai dengan pembagian antara pasar tradisional dan pasar modern pada kecamatan yang akan dituju.

Selanjutnya pendidik/guru membuatkan surat pengantar dan izin untuk melakukan kunjungan belajar yang ditandatangani kepala sekolah.

Peserta didik yang terbentuk dalam kelompok menentukan waktu yang tepat untuk melakukan observasi dan wawancara.

Instrumen bahan observasi dan wawancara harus sudah dipersiapkan peserta didik sebelum pelaksanaan field trip.

Berdasarkan instrumen yang sudah disusun tiap kelompok akan lebih memudahkan peserta didik dalam menggali informasi yang ingin didapatkan peserta didik melalui pedagang, pembeli, pegawai pasar modern.

Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi peserta didik yang terbentuk dalam kelompok menyusun laporan hasil penelitiannya dan harus dipresentasikan di depan kelas sebagai bahan pembanding dan informasi bagi peserta didik lain yang berbeda lokasi penelitian.

Penerapan metode field trip ini sangat bermanfaat bagi pendidik atau guru.

Karena dengan menggunakan metode ini, guru akan lebih ringan dalam penyampaian materi serta tingkat keaktifan dan pemahaman siswa maupun hasil yang diperoleh lebih maksimal.

Sehingga tujuan pembelajaran pada materi Ekonomi Islam tercapai.

Manfaat bagi siswa dengan menggunakan metode ini, siswa lebih enjoy dan rileks dalam pembelajaran. Karena PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inofatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan) dalam pembelajaran sangat diperlukan.

Dengan suasana yang menyenangkan, peserta didik akan lebih mudah dalam memahami materi yang disampaikan, dan akan berimbas pada ketercapaian tujuan pembelajaran. (ps1/aro)


Oleh: Siti Inayah, S.Ag

Guru SMAN 1 Banjarharjo, Brebes

Editor : Agus AP
#Metode Field Trip #EKONOMI ISLAM #Metode Ceramah