Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pembelajaran Tata Surya Menyenangkan dengan Media Kartu Dotasur

Tasropi • Jumat, 1 September 2023 | 15:18 WIB

LISTIONO, S.Pd.SD
LISTIONO, S.Pd.SD


RADARSEMARANG.ID, ILMU Pengetahuan Alam (IPA) merupakan terjemahan dari Bahasa Inggris Natural Science. Natural berarti alamiah atau berhubungan dengan alam.

Science berarti ilmu pengetahuan. Jadi, menurut asal katanya, IPA berarti ilmu tentang alam atau ilmu yang mempelajari peristiwa-peristiwa di alam—(Srini M. Iskandar, 1996: 2).

Materi mata pelajaran IPA untuk SD masih bersifat tahap pengenalan sederhana. Tujuannya memahami lingkungan alam sekitar dan dirinya sendiri.

Diharapkan siswa SD dapat berlaku bijak dalam menghadapi fenomena alam atau apa saja yang ada di sekitarnya.

Aspek penting yang harus diperhatikan guru dalam pelaksanaan pembelajaran IPA di SD adalah melibatkan siswa secara aktif.

Tujuannya untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Makanya, guru dituntut kreatif dan berinovasi dalam menyampaikan materi kepada para siswa.

Sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dengan siswa yang aktif.

Salah satunya, dalam materi Tata Surya di kelas 6A SD Negeri 2 Campurejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, penulis mengajak siswa membuat kartu dotasur atau domino tata surya.

Hal itu dapat dimulai dengan menugaskan siswa untuk membawa peralatan membuat kartu domino.

Di antaranya spidol, kertas asturo, penggaris, dan gunting. Siswa dapat menyiapkan gambar macam-macam planet.

Domino (kadang disebut gaple) adalah semacam permainan kartu generik. Di Indonesia, biasanya berbentuk kartu kecil berukuran 3x5 cm.

Dengan warna dasar kuning terdapat bulatan (endol-endol) yang berfungsi sebagai pengganti angka.

Lha di sini, penulis mengubah endol-endol tersebut dengan gambar tata surya dan di bawahnya berupa pertanyaan.

Contoh, planet yang tidak memiliki satelit, planet dengan julukan bintang kejora, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Regenerasi Berjalan Baik, Kelompok Seni Kuda Lumping Turonggo Tunggak Semi Masih Eksis hingga Sekarang

Kegiatan awal adalah membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok berjumlah 4-5 anak. Mereka membuat kartu domino dengan jumlah 28 kartu.

Kemudian mulai membuat kartu domino yang berisikan materi tata surya.

Ada siswa yang mulai menggunting gambar tata surya, membuat pertanyaan-pertanyan seputar tata surya, dan menempelkan gambar tata surya pada kartu yang sudah dibuat.

Selanjutnya, masing-masing kelompok dapat bertukar kartu dominonya dan mulai untuk memainkan media yang telah dibuatnya.

Melalui kegiatan nyata membuat media kartu domino tata surya, menjadikan pembelajaran siswa lebih menarik, Sebab siswa dilibatkan secara aktif dalam mengembangkan kemampuan berpikirnya.

Hal ini sesuai dengan pendapat Djoko Santoso dkk (2007: 274) menjelaskan bahwa pembelajaran yang berkualitas adalah terlibatnya peserta didik secara aktif dalam pembelajaran. (*/aro)

 


LISTIONO, S.Pd.SD
Guru SD Negeri 2 Campurejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal

Editor : Agus AP
#Media Kartu #Pelajaran IPA #Pembelajaran Tata Surya