RADARSEMARANG.ID, BELAJAR ilmu fisika tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep tapi juga pada praktek. Makanya, alat peraga menjadi salah satu bagian penting dalam mempelajari Fisika.
Sebab dapat mengantarkan konsep yang abstrak menjadi lebih konkret dan nyata.Keberadaan alat peraga menjadikan peserta didik mampu menggali kreativitas.
Sebab, tidak semua materi dalam mata pelajaran fisika dapat dipahami melalui konsep saja. Tapi harus didukung dengan sarana dan prasarana. Terutama alat peraga.
Sehingga memberikan efek pembelajaran yang menyenangkan. Peserta didik tumbuh semangat, praktis hal tersebut membuat siswa mudah memahami konsep pada materi pelajaran Fisika.
Dari hal tersebut, diperlukan media pembelajaran untuk membantu kegiatan proses belajar-mengajar di kelas. Peserta didik perlu diberikan kegiatan pengamatan dan eksperimen. Sehingga mereka akan memiliki pengalaman langsung dalam pembelajaran.
Selama ini penggunaan alat peraga di banyak sekolah, hanya sebagai pendamping. Bahkan siswa hanya sebatas pengenalan alat peraga saja.
Faktor penghambat lain, karena keterbatasan alat peraga di sekolah. Salah satunya tidak tersedianya alat peraga Hukum Pascal.
Padahal alat peraga berbasis teknologi murah juga tidak kalah dari alat peraga pabrikan.
Bahkan, guru dan peserta didik dapat membuat dan memodifikasi dari alat dan bahan sederhana. Tentu dengan berpegang pada murah, efisien dan mudah didapatkan.
Hal ini yang diterapkan Penulis di SMAN 1 Bawang. Yakni dengan membuat alat peraga sederhana berupa miniatur mesin hidrolik.
Alat peraga ini dapat digunakan dalam pembelajaran materi Fluida Statis kelas XI SMA. Tepatnya untuk konsep Tekanan dan Hukum Pascal.
Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan oleh dalam zat cair dalam ruang tertutup, akan selalu diteruskan ke segala arah dengan sama besar.
Contohnya pompa hidrolik, rem hidrolik, dongkrak hidrolik, dan juga kempa hidrolik, dan sebagainya. Alat-alat ini memudahkan manusia menggerakkan beban tanpa memerlukan energi yang besar.
Selama alat hidrolik tersebut hanya sering dijumpai di tempat pencucian mobil, bengkel dan tempat reparasi. Tapi, peserta didik tidak tahu tahu, bahwa alat tersebut menggunakan konsep fisika.
Makanya, pembuatan alat peraga berupa miniatur mesin hidrolik dari bahan sederhana dapat dijadikan solusi dalam pembelajaran. Cara membuatnya sangat mudah.
Bahan-bahan yang diperlukan adalah selang bening ukuran kecil yang panjangnya 60 cm sebagai pipa. Kedua, alat suntik yang berbeda ukuran sebagai penghisap kecil dan penghisap besar.
Ketiga, air berwarna sebagai pengganti minyak. Bahan selanjutnya, mobil-mobilan (boleh diganti mainan lainnya) ukuran kecil sebagai beban, dan toples bening berbentuk kotak.
Pengisap kecil dan penghisap besar dihubungkan dengan selang bening. Setelah diisi dengan cairan. Pengisap besar sebagai tempat untuk beban.
Sedangkan pengisap kecil untuk gaya tekan yang akan diberikan untuk mengangkat beban.
Melalui alat peraga tersebut, peserta didik diarahkan pada pemahaman bahwa gaya yang lebih kecil dapat digunakan untuk mengangkat beban yang lebih berat.
Alat peraga sederhana ini memudahkan guru dalam menyampaikan materi Hukum Pascal.
Selain, penjelasan materi dilengkapi dengan alat peraga dapat meningkatkan kreativitas dan antusias siswa dalam belajar dan menerapkan konsep hukum pascal. (ps2/bud)
Guru Fisika SMAN 1 Bawang Kab. Batang
Editor : Agus AP