Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Menentukan Pilihan Mapel Minat dengan Angket

Agus AP • Jumat, 19 Mei 2023 | 19:54 WIB
Nining Dwiastuti, S.Psi., M.Si
Nining Dwiastuti, S.Psi., M.Si
RADARSEMARANG.ID, Banyak yang belum memahami proses untuk naik kelas XI (Fase F ) tanpa adanya penjurusan (MIPA, IPS dan BHS). Kurikulum merdeka kelas XI (fase F ) menggunakan pilihan mapel minat.

Yang mana peserta didik sudah harus memantapkan pilihan mapel untuk kelangsungan studi lanjut mulai kls XI. Penggunaan nama di kelas XI sama seperti saat kelas X (fase E), yaitu XI.1, XI.2, XI.3, XI.4 dan seterusnya.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan untuk menentukan pilihan mapel minat di kelas XI (Fase F). Namun bisa kita kelompokkan menjadi 2.

Yaitu karakteristik peserta didik dan karakteristik sekolah. Karakteristik peserta didik di antaranya IQ, bakat, minat, kepribadian, kecenderungan khusus, kondisi sosial ekonomi dan latar belakang keluarga. Sedangkan karakteristik sekolah meliputi SDM dan sarana prasarana yang dimiliki sekolah.

Dengan melihat kondisi tersebut, akan memungkinkan satu rombel dengan rombel yang lain berbeda mata pelajaran minatnya.

Sama-sama berada di fase F dan sama-sama duduk di kelas XI tetapi mapel yang didapatkan berbeda disesuaikan mapel pilihan masing-masing peserta didik.

Mapel apa saja yang ditawarkan sekolah kepada peserta didik juga menyesuaikan ketersediaan guru di sekolah. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No 262/M/2022 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi No 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran, bahwa sekolah menyediakan pilihan mapel di fase F minimal 7 mata pelajaran.

Dari minimal 7 mata pelajaran pilihan yang disediakan tidak ada batasan dari rumpun mapel apa saja. Bisa dari rumpun MIPA, IPS, BHS atau perpaduan dari MIPA dan IPS, MIPA dan BHS, IPS dan BHS ataupun MIPA IPS dan BHS.

Tahapan yang dilakukan sebelum sekolah menentukan mapel apa saja yang akan ditawarkan kepada peserta didik adalah menganalisis jumlah kebutuhan guru dan ketersediaan sarana dan prasarana yang tersedia.

Sebagai contoh SMA Negeri 2 Ungaran yang sudah menerapkan kurikulum merdeka mulai tahun ajaran 2021/2022. Sesuai kondisi sekolah mampu memfasilitasi pilihan mapel minat sebanyak 12 mapel.

Yaitu matematika, fisika, kimia, biologi, informatika, geografi, ekonomi, sosiologi, Antropologi, bahasa Indonesia lanjut, Bahasa Inggris Lanjut dan Bahasa Perancis.

Setelah mapel-mapel pilihan disesuaikan dan disepakati baru ditawarkan kepada peserta didik dan orang tua melalui angket pilihan mapel.

Angket pilihan minat mencakup pilihan mapel minat peserta didik, harapan orang tua, cita-cita dan juga rencana studi lanjut.

Angket yang sudah dibagikan kemudian direkap dan dikelompokkan dalam rombel sesuai pilihan mapel minat. Itulah makanya kenapa satu rombel yang satu dengan rombel yang lainnya pilihan mapelnya juga berbeda beda.

Dengan kemampuan akademis yang sama pun bisa jadi mempunyai rombel yang berbeda. Dikarenakan cita-cita dan rencana studi lanjutnya berbeda. So, dalam penetapan pilihan mapel minat jangan samakan aku dan dia ya..! (ips1/fth)

Guru BK SMA Negeri 2 Ungaran Editor : Agus AP
#Guru BK #Angket #Menentukan Pilihan Mapel Minat #SMA Negeri 2 Ungaran #Nining Dwiastuti