Pemilihan permainan yang benar dan tepat dapat menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak, salah satunya adalah perkembangan kreativitas anak di TK Pertiwi Jatingarang.
Indikator Perkembangan Kreativitas anak adalah sebagai berikut : Pertama, membentuk minat yang kuat asyik dan larut dalam beberapa kegiatan, Kedua, memperlihatkan keingintahuan seperti cenderung melakukan kegiatan mandiri, Ketiga, melakukan hal-hal baru dengan caranya sendiri (mempunyai inisiatif), Keempat, menggabungkan hal-hal atau ide- ide dengan cara-cara baru (Luluk Asmawati, Perencanaan Pembelajaran AUD).
Belajar pada anak mengutamakan bermain sambil belajar, mengeksplorasi benda-benda yang ada disekitar mereka merupakan kegiatan yang menyenangkan, salah satunya dengan bermain balok kayu.
Bermain balok kayu merupakan sebuah aktivitas yang menyenangkan bagi anak. Dengan bermain balok anak dapat membangun suatu bangunan, anak dapat mengetahui berbagai warna dan bentuk balok, karena dengan kegiatan tersebut anak dapat mengembangkan imajinasi dan rasa percaya diri.
Kemampuan yang ada dirangsang dan dibina sehingga memperoleh kesanggupan untuk berimajinasi kemudian menciptakan sesuatu sesuai dengan daya ciptanya. Rasa puas akan hasil bentuk ini merupakan dorongan bagi anak untuk ingin selalu menciptakan suatu yang baru dan mendorong untuk lebih kreatif lagi.
Bermain balok sangat efektif bila digunakan untuk kegiatan belajar mengajar peserta didik dari usia dini, hal ini lebih disebabkan oleh keadaan masa kanak-kanak yang penuh dengan dunia fantasi, benda apa saja dapat dijadikan suatu permainan yang menyenangkan bagi anak itu sendiri. Pada saat bermain anak bermain dan berinteraksi dengan objek dan mempelajari media tersebut.
Guru harus pandai dalam memilah dan memilih situasi dan kondisi atau keadaan anak agar bisa menerima pembelajaran kreativitas ini dengan baik.Sehingga dapat memungkinkan munculnya kreativitas, memupuknya, dan merangsang pertumbuhannya.
Kreativitas dapat diekspresikan dalam berbagai bentuk. Terutama untuk anak-anak, segala jenis media dapat digunakan untuk mengembangkan potensi kreatif yang di milikinya.
Supaya kreativitas berkembang dengan baik juga perlu adanya faktor pendukung diantaranya : Pertama, memberikan rangsangan mental yang baik, Kedua, rangsangan diberikan pada aspek kognitif maupun kepribadiannya serta suasana psikologis anak, Ketiga, menciptakan lingkungan kondusif.
Lingkungan kondusif perlu diciptakan agar memudahkan anak untuk mengakses apapun yang dilihatnya, dipegang, didengar, dan dimainkan untuk mengembangkan kreativitasnya, Keempat, peran serta guru dalam mengembangkan kreativitas.
Guru yang kreatif akan memberikan stimulasi yang tepat pada anak agar anak didiknya menjadi kreatif, Kelima, peran serta orangtua adalah orangtua yang memberikan kebebasan anak untuk melakukan aktivitas yang dapat mengembangkan kreativitas.
Faktor pendukung pengembangan kreativitas ini adalah pemberian rangsangan, menciptakan lingkungan yang kondusif, serta peran guru dalam mengembangkan kreativitas anak.
Pemberian rangsangan dan peran serta guru dalam mengembangankan kreativitas dapat diwujudkan melalui reward yang diberikan guru sehingga membuat anak-anak menjadi semangat.
Sedangkan lingkungan yang kondusif dapat wujudkan melalui keadaan lingkungan disekitar anak yang membuat anak merasa nyaman. (db2/bas)
Guru TK Pertiwi Jatingarang Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang Editor : Agus AP