Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Implementasi Remote Learning sebagai Alternatif Pembelajaran IPS di Masa Pandemi

Agus AP • Minggu, 26 Februari 2023 | 21:34 WIB
Oleh: Ika Tyasing Kusumawati, S.Pd, M.Pd
Oleh: Ika Tyasing Kusumawati, S.Pd, M.Pd
RADARSEMRANG.ID- Saat ini perkembangan Covid-19 di Indonesia sudah menunjukkan tren yang positif. Bahkan pemerintah sudah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Meskipun demikian, kasus Covid pernah mengalami puncaknya di tahun 2021-2022. Hal itu ditunjukkan dengan grafik yang cenderung naik. Berdasarkan data terakhir dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menunjukkan jumlah positif mencapai 55.092, sembuh 23.800, dan yang meninggal 2. 805 (https://covid19.go.id/).

Kasus Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satunya dalam bidang pendidikan. Satuan pendidikan menghentikan proses belajar tatap muka, siswa belajar dari rumah (learning from home), dan guru/dosen bekerja dari rumah.

Selain itu juga muncul keluhan dari para orang tua siswa yang terbebani dengan anak belajar dari rumah. Mereka tidak mampu menjelaskan materi pembelajaran kepada anak-anak karena dirasa sulit dan cenderung berbeda jauh dengan apa yang didapat ketika mereka sekolah dahulu.

Dampak lainnya yaitu ekonomi pendidikan turut terguncang dan melemahkan keuangan sekolah/madrasah/pendidikan tinggi. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengisi kegiatan belajar mengajar yang terhenti ini, adalah melakukan remote learning atau pembelajaran jarak jauh. Remote learning ini sesuai dengan konsep “heutagogi” yaitu sebuah pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam situasi formal maupun informal.

Dapat diartikan peserta didik menjadi penggerak dan penanggung jawab atas apa yang dipelajari dan bagaimana caranya.
Remote learning dapat dimplementasikan dengan berbagai cara. Salah satunya menggunakan teknologi dan media sosial dalam pembelajaran sehingga akan berkembang pembelajaran virtual atau pembelajaran online.

Penggunaan media sosial ini dapat digunakan dari cara yang paling sederhana hingga menggunakan berbagai aplikasi yang tersedia sesuai kemampuan masing-masing guru. Penggunaan yang paling sederhana yaitu guru memberikan soal yang dikirim melalui ponsel/laptop peserta didik atau orang tua. Kemudian peserta didik mengerjakan tugas dari guru.

Hasil pekerjaan/tugas tersebut dikirim kembali kepada guru melalui WA. Untuk konteks yang lebih tinggi, guru dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi yang ada untuk menunjang pembelajaran.
Misalnya klip video, Instagram, YouTube, Zoom, Webex, Kahoot, Quizziz, Google Form, dan sebagainya. Dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 5 Salatiga guru memanfaatkan berbagai aplikasi terkini. Meskipun remote learning menawarkan solusi yang cukup menjanjikan dengan kelebihan teknologinya, namun dalam pelaksanaannya di lapangan juga ditemui kendala-kendala.

Pertama, masih banyak guru yang mempunyai keterbatasan dari sisi akses maupun pemanfaatan gawai yang dimiliki. Kedua, kemandirian belajar siswa di rumah tidak dapat sepenuhnyadapat terlaksana dengan baik.

Keterbatasan untuk bertatap muka langsung dengan guru, membuat siswa harus mandiri dalam memahami materi dan mengerjakan tugas yang ada. Ketiga, tugas yang diberikan guru membebani siswa. Keempat, tidak semua siswa mempunyai gawai (handphone). Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan beberapa strategi agar remote learning dapat berjalan dengan baik.

Pertama, tetapkan manajemen waktu (siswa fokus mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru). Kedua, persiapkan teknologi yang dibutuhkan, baik itu handphone, laptop, maupun kuota. Ketiga, belajar serius dengan menghindari godaan untuk menonton video, mengakses media sosial, hingga membaca konten berita secara impulsif.

Keempat, jaga komunikasi dengan guru atau teman sekelas membentuk grup WA yang khusus membahas pelajaran IPS. Dengan strategi yang tepat dalam menggunakan remote learning diharapkan dapat mengatasi kendala-kendala pembelajaran IPS yang muncul akibat pandemi Covid-19. (ds1/lis)
Guru IPS SMP Negeri 5 Salatiga Editor : Agus AP
#Ika Tyasing Kusumawati #Negeri 5 Salatiga #Masa Pandemi #Guru IPS. SMP #Implementasi Remote Learning #Alternatif Pembelajaran IPS