Menulis adalah kegiatan berbahasa yang menggunakan tulisan sebagai medium menyampaikan pesan kepada orang lain. Maka keterampilan menulis sangat diperlukan agar pesan yang dimaksud dapat dipahami dengan mudah dan benar. Pada kenyataannya keterampilan siswa pendidikan dasar dalam menulis masih terbatas.
Hal ini terjadi di kelas 5A SD Negeri Salatiga 06. Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalan menulis paragraf. Terdapat beberapa faktor penyebab antara lain pemahaman siswa terhadap keterampilan menulis masih kurang, pembelajaran menulis yang monoton dan membosankan sehingga siswa kurang menyukainya. Terbatasnya kemampuan siswa menyesuaikan dengan isi paragraf dan penggunaan kosakata, ejaan serta tanda baca yang belum maksimal.
Maka guru harus melaksanakan pembelajaran menggunakan media semenarik mungkin untuk merangsang siswa lebih bersemangat dan senang menulis. Unsur-unsur dalam paragraf baik lahiriah (kalimat, frasa, kata dan lain-lain) dan nonlahiriah (makna atau maksud) haruslah padu (Kunjana Rahardi, 2009:160).
Maka paragraf harus memiliki keeratan makna dengan kalimat seakan-akan jiwa penulis terkandung di dalamnya. Bantuan media gambar dapat menerjemahkan ide-ide abstrak ke dalam bentuk yang lebih realistik. Media gambar adalah tiruan barang (manusia, hewan, tumbuhan dan sebagainya) merupakan alat, metode, teknik yang digunakan untuk mengefektifkan komunikasi dan interaksi dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.
Pembelajaran menulis paragraf yang dilakukan untuk memperbaiki keterampilan menulis siswa adalah penggunaan media gambar lingkungan. Sebagai permulaan setiap siswa diminta mengambil gambar yang telah disediakan oleh guru. Siswa dilibatkan dalam pembelajaran dengan tanya jawab mengenai objek dalam gambar. Siswa menganalisis gambar yang telah dipilih kemudian mendeskripsikan secara singkat dengan menulis dalam kertas.
Siswa dapat berdiskusi dengan teman sebangku mengenai gambar yang dimiliki. Terlihat siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran daripada sebelum guru menggunakan media gambar. Hal ini sesuai dengan kelebihan media gambar yaitu dapat meningkatkan fokus perhatian, mengembangkan daya kritis dan memberikan detail yang tidak terlihat saat membayangkan benda abstrak.
Siswa melanjutkan kegiatan dengan menuliskan sebuah paragraf berdasarkan hasil analisis dibantu deskripsi singkat gambar. Pada prosesnya siswa banyak yang bertanya untuk lebih memdalami keterampilan menulis. Banyak siswa yang mulai membicarakan gambar yang didapat baik dengan teman terdekat atau dengan guru secara langsung.
Tidak lupa siswa menuliskan kalimat-kalimat untuk dijadikan sebuah paragraf yang baik dalam mendeskripsikan gambar pada media. Guru memfasilitasi pembelajaran dengan menjawab pertanyaan dan mengulangi materi pengetahuan keterampilan menulis dan terus memberikan motivasi agar siswa dapat menyelesaikan tugas dengan baik.
Peningkatan keterampilan menulis paragraf terlihat pada akhir pembelajaran saat para siswa mengumpulkan tulisan dan diadakan penilaian untuk ketuntasan pembelajaran. Siswa merasa senang dan lebih berminat dalam menulis selama pembelajaran. Media gambar memberikan kemudahan bagi siswa untuk menuangkan pikirannya dalam bentuk tulisan.
Kesulitan siswa dalam menulis kalimat dapat dikurangi dan isi paragraf lebih terarah lebih baik. Selain itu, meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca situasi dan kondisi lingkungan sekitar. Hal ini sesuai dengan tujuan pembelajaran menggunakan media gambar yaitu siswa mampu berkomunikasi lebih baik menggunakan bahasa tulisan. (ks/lis)
Guru Kelas V SD N Salatiga 06 Kota Salatiga Editor : Agus AP