RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Kasus kebakaran di Kabupaten Semarang terus meningkat memasuki musim kemarau. Dalam sehari, Selasa (4/8), Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang harus menangani dua kebakaran yang terjadi hampir bersamaan, yakni di sebuah toko di Karangjati, Bergas, dan rumah warga di Dusun Krajan, Desa Klero, Kecamatan Tengaran.
Kasi Damkar Kabupaten Semarang Hisyam Alwi mengatakan kejadian kebakaran di dua lokasi untuk jamnya hampir bersamaan.
Secara rinci dua lokasi ada di toko Niki Mantep berada dijalan Raya Semarang-Solo Karangjati Bergas.
Dengan luasan 2x10 meter yang terbakar. Untuk toko terbakar diduga korsleting listrik pada saklar dan genset.
"Kedua kejadian kebakaran ini bersamaan. Untuk yang Bergas jam 10.35 WIB untuk rumah huni di Tengaran jam 10.43 WIB. Semua tim kita siagakan. Mulai 1 Agustus hingga Selasa ini sudah enam. Sehari satu bahkan ada yang sehari dua,"ungkapnya.
Sementara untuk di Dusun Krajan Desa Klero Kecamatan Tengaran satu rumah huni milik Ngatmin ludes terbakar. Rumah berukuran 8x100 meterpersegi ludes terbakar yang disebabkan karena tungku yang masih menyala.
Diketahui pemilik rumah sedang masak dan lupa dimatikan. Pemilik rumah mengetahui api sudah merembet dan membesar, kemudian dibantu warga berusaha memadamkan. Kerugian ditafsirkan mencapai Rp 100 juta.
"Untuk kejadian yang di Tengaran itu satu rumah. Rumah tersebut berada ditengah diantara dua rumah. Alhamdulillah hanya satu rumah,"lanjutnya.
Pihaknya juga meningkatkan kembali kepada masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati. Apalagi ini masuk musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi